Ketua SPSI Kudus : Banyak Tumbuh Perusahaan Baru, Tugas KSPSI Makin Besar

oleh -169 Dilihat
Suasana Halal Bihalal SPSI Kudus (Foto: YM)

Kudus, isknews.com –  Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC)  Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia ( KSPSI) Kabupaten Kudus Wiyono dihadapan para pengurus serikat pekerja terbesar di Kudus menyampaikan,  bahwa  beban KSPSI sekarang makin besar karena semakin banyak dan tumbuh perusahan – perusahan baru di wilayah Kabupaten Kudus.

“Oleh karenanya  Apindo sebagai asosiasi pengusaha dan SPSI harus selalu menyosialisaikan tentang UU buruh dan pendidikan pekerja  secara bersama dengan SPSI, agar dengan dilaksanakannya kegiatan tersebut  terjadi keamanan dan kenyamanan bekerja, bagi para pekerja,” ujar Wiyono.

Hal itu disampaikannya saat membuka acara acara Halal Bihalal keluarga besar Dewan Pimpinan Cabang Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (DPC KSPSI) Kudus siang tadi di secretariat jalan Sunan Muria Kudus, Selasa (02/07/2019).

“Harapanya tugas Apindo ,SPSI serta pemerintah daerah  bisa terjalin harmoni dan para pekerja SPSI bisa sejahtera,” ungkap dia.

Menurutnya, kedepan nanti akan banyak perusahan yang eksodus dari luar ke Kudus , “Perusahaan dari luar tidak melihat dari ijasah tetapi dilihat dari keahlian atau kemampuan skil perindividu serta tenaga trampil yang dibutuhkan, sehingga akan menjadi tantangan bagi tenaga kerja Kudus ke depan,” kata dia.

Sementara itu Bupati Tamzil yang hadir pada acara tersebut menyampaikan, bahwa dirinya sudah 9 bulan menjabat Bupati dan wakil Bupati Kudus dan sudah mendengar dan melihat kegiatan KSPSI Kudus.

“Kita pemerintah Kudus akan Bahu membahu bangun Kudus dan kami sudah melaksanakan 9 program ungulan yang salah satunya adalah penguatan dan pendidikan bekerja bagai para pekerja,” ujar Bupati Tamzil yang hadir bersama wakil Bupati HM Hartopo di acara tersebut.

Saat ini Pemerintah Kabupaten Kudus sedang menjalin kerja sama dengan Bank Tabungan Negara dalam mewujudkan program rumah layak dan terjangkau untuk terutama buruh dan pekerja di kudus.

Menurut Bupati Kudus Muhammad Tamzil, program rumah murah tersebut akan di bangun rumah tipe 36 dengan luas lahan 72 meter persegi.

“Kami merintis perumahan bagi para pekerja sebanyak 340 rumah di Kaliwungu dan Jekulo serta di Mejobo, silahkan yang akan mengajukan namun harus melalui komunitas atau organisasi terlebih dahulu, naga-naganya ini sudah dapat lampu hijau dari BTN Pusat,” kata dia.

Harapanya komunikasi atara pemerintah dan KSPSI bisa terjalin terus menerus dan kesejahteraan anggota SPSI bisa sejahtera.

Hadir dalam halal bihalal tersebut adalah,  Bupati Kudus  HM Tamzil, Wakil bupati HM Hartopo, Kapolres AKBP Saptono, Ketua DPD SPSI Jawa Tengah Gedion Suhartoyo dan Ketua DPC SPSI Wiyono , Kepala Dinas Tenaga Kerja dan UMKM dan Kepala BPJS Cabang Kudus serta perwakilan dari perusahaan-perusahaan di Kudus. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.