Komite Medis RSA Salurkan Logistik dan Pengobatan Gratis Warga Terdampak Banjir

oleh -271 kali dibaca
Ketua Komite Medik RSA dr Hilal Aryadi ikut terjun memeriksa kesehatan warga terdampak banjir (Foto: YM)

Kudus, isknews.com – Menurunkan sejumlah tim dokternya, Komite Medis Rumah Sakit Aisyiyah (RSA) dan Lazismu Kudus bergerak ke lokasi Dapur umum (DU) dan penampungan para pengungsi yang tersebar disejumlah titik di kawasan bencana banjir di wilayah Kabupaten Kudus.

Kedatangan mereka di tempat tersebut dengan membawa bantuan logistik dan pengobatan gratis kepada warga korban banjir yang ada di Desa Payaman, Mejobo, Kudus, Jawa Tengah. Puluhan tenaga medis diterjunkan untuk memberikan pengobatan gratis tersebut.

Direktur RS Aisyiyah Kudus, Hilal Ariadi yang ikut serta dalam pengobatan warga di tempat pengungsian mengatakan, Rumah Sakit Aisyiyah melalui komite medis dan Lazismu Rumah Sakit menyalurkan bantuan logistik kepada pengungsi yang ada di Payaman.

Tak hanya bantuan berupa logistik, pihaknya juga memberikan pengobatan gratis untuk warga yang terdampak banjir.

“Dilanjut dengan pengobatan gratis untuk warga yang terdampak,” jelas Hilal, Senin (08/02/2021).

Lanjut Hilal, bantuan yang diberikan tak hanya di Desa Payaman saja, nantinya pihaknya akan memberikan bantuan ke Desa Karangrowo.

“Besok pagi lanjut ke Karangrowo kita menyalurkan bantuan logistik, kebutuhan dapur umum dan kebutuhan sehari-hari, juga pengobtan gratis untuk warga,” tandasnya.

Dengan total senilai 20 juta, RS Aisyiyah Kudus memberikan bantuan kepada korban banjir yang ada di Kabupaten Kudus.

“Terdiri dari , kebutuhan bahan makanan untuk para pengungsi,” ucap dia.

Diketahui, sebelumnya RS Aisyiyah bersama Lazismu sudah memberikan bantuan di Ngemplak, Payaman, dan Karangrowo.

Sementara itu, Kepala Desa Payaman Nurhadi menyampaikan terimakasihnya atas bantuan yang telah di berikan oleh pihak RS Aisiyah Kudus. Menurutnya, bantuan tersebut memang yang saat ini dibutuhkan oleh warga yang terdampak banjir di wilayahnya.

“Alhamdulillah, bantuan silih berganti berdatangan. Insyaallah, untuk kebutuhan yang ada di gudang saat ini masih bisa mencukupi untuk beberapa hari ke depan,” ujarnya.

Anggota Komite medik RSA dipimpin dr Hilal Aryadi, Pengurus Lazismu, para pengurus IDI Kudus dan Kepala Desa Payaman Nurhadi usai penyerahan sejumlah bantuan Logisti di Dapur Umum yang dikelola olh sejumlah relawan di balai Desa Payaman, Mejobo, Kudus (Foto: YM)

Dalam sehari, pihaknya bisa mengirim hingga 1200 nasi bungkus untuk satu kali kirim ke lokasi pengungsian. Terkait transportasi kendaraan pengangkut bahan makanan tersebut atau pengungsi, pihaknya juga oleh MDMC dan Lazisnu yang bersedia melayani 24 jam untuk kendaraan pengangkutnya.

“Untuk kebutuhan makan, kita kirim nasi bungkus tiga kali sehari untuk warga yang mengungsi di tempat pengungsian. Sementara bagi warga yang terdampak banjir, tapi masih bertahan di rumah masing-masing, kita kirim 2 kali sehari,” katanya.

Nurhadi juga menyampaikan, saat ini ada sejumlah 98 warga yang mengungsi di SD 2 Payaman. Terdiri dari lansia, ibu-ibu, anak-anak, dan beberapa dari kalangan bapak-bapak. Kemudian, sekitar 40 warga lainnya mengungsi di Masjid LDII desa setempat.

Untuk diketahui, titik lokasi di Desa Payaman yang terdampak banjir berada di wilayah dukuh Karanganyar RW 6 dan 7. Kemudian di Dukuh Payaman RT 3 dan 4, RW 5. Ketinggian air bervariasi, mulai dari 60 sentimeter hingga satu meter. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.