KPK Dampingi Pemkab Kudus, Bahas Delapan Area MCSP dan Penguatan Sistem Antikorupsi

oleh -603 Dilihat
Kasatgas Koordinasi dan Supervisi KPK Wilayah Jawa Tengah & DIY, Azril Zah (Foto: YM)

Kudus, isknews.com – Tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Kudus, Senin (3/11/2025).

Kedatangan mereka dalam rangka pembahasan Monitoring, Controlling, Surveillance for Prevention (MCSP), sebagai bagian dari upaya penguatan sistem pencegahan korupsi di daerah.

Kasatgas Koordinasi dan Supervisi KPK Wilayah Jawa Tengah & DIY, Azril Zah, mengatakan bahwa KPK terus memantau dan melakukan evaluasi terhadap sistem tata kelola pemerintahan di daerah, termasuk Kabupaten Kudus.

“Kami melakukan monitoring dan evaluasi terhadap sistem yang berjalan di sini, kepatuhan terhadap aturan, dan efektivitas pengawasan yang sudah dilakukan,” ujar Azril.

Menurutnya, KPK juga memberikan beberapa rekomendasi yang harus ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah dan nantinya akan dipantau secara berkala.

“MCSP-nya masih berjalan, sedangkan Survei Penilaian Integritas (SPI) baru selesai pada 31 Oktober kemarin, jadi hasil nilainya belum keluar,” jelasnya.

Namun, lanjut Azril, perbaikan sistem terus disarankan dan KPK akan terus mendampingi pemerintah Kabupaten Kudus agar tata kelolanya semakin baik.

Sementara itu, Bupati Kudus Sam’ani Intakoris menyampaikan apresiasinya atas pendampingan yang dilakukan oleh tim KPK.

“Dengan adanya medical check-up dari KPK ini, kita jadi tahu kondisi pemerintahan di Kabupaten Kudus. Ke depan tentu akan ada beberapa perbaikan yang akan kita lakukan,” katanya.

Menurutnya, selama ini OPD, Inspektorat, hingga DPRD Kudus selalu melakukan pengawasan terhadap jalannya pemerintahan agar kegiatan-kegiatan di Kabupaten Kudus berjalan dengan baik.

Namun Bupati tidak memungkiri adanya kekurangan dalam pengawasan. Meski demikian, ia optimis bahwa Pemkab Kudus akan melakukan perbaikan agar tidak ada lagi kesalahan yang muncul.

“Yang menjadi prioritas (perbaikan) adalah delapan area tadi,” tegasnya.

Di tempat yang sama, Ketua DPRD Kudus Masan mengatakan bahwa rapat koordinasi bersama KPK ini merupakan bagian dari pemantauan MCSP di delapan area pengawasan. Ia menilai pelaksanaan program tersebut di Kudus sudah berjalan cukup baik.

“Alhamdulillah sudah berjalan dengan baik, dan kami mengucapkan terima kasih kepada KPK bersama tim Pak Azril yang sudah datang memberikan nasihat dan masukan untuk perbaikan ke depan,” ujarnya.

Masan juga menegaskan pentingnya kolaborasi antara DPRD, OPD, dan Inspektorat untuk memperkuat sistem pengawasan daerah.

“Pasti ada beberapa kekurangan, tapi masih ada waktu untuk kita perbaiki,” imbuhnya.

Rapat koordinasi yang berlangsung sejak pukul 09.00 pagi hingga 17.00 petang tersebut dihadiri oleh unsur Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan pimpinan DPRD Kabupaten Kudus.

Tim KPK yang hadir terdiri atas Azril Zah, Kasatgas Koordinasi dan Supervisi KPK Wilayah Jawa Tengah & DIY; Alfi Rachman Waluyo, PIC Koordinasi dan Supervisi KPK Wilayah Jawa Tengah; Riza Laela Tsaro, Fungsional Koordinasi dan Supervisi KPK; serta Alma Arsynalfath dari Tim Administrasi. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.