Kuliah Pakar: Tepat Memberi Edukasi, Public Speaking sebagai Soft Skill Mahasiswa Farmasi

oleh -110 Dilihat
Bus Sekolah Dishub Kudus. (foto: ist.)

Kudus, isknews.com – Soft skill memiliki peran strategis dalam menunjang profesionalisme mahasiswa farmasi, salah satu contohnya adalah public speaking. Dalam konteks kefarmasian, public speaking bukan sekadar kemampuan berbicara di depan umum, melainkan kemampuan menyampaikan edukasi obat, konseling pasien, promosi kesehatan, serta komunikasi ilmiah dan profesional secara efektif dan etis.

Ketepatan dalam memberikan edukasi sangat menentukan tingkat pemahaman pasien, kepatuhan terhadap terapi, serta pencegahan kesalahan penggunaan obat. Ketidaktepatan komunikasi, baik dari segi bahasa, struktur penyampaian, maupun sikap komunikator, berpotensi menimbulkan kesalahpahaman yang berdampak langsung pada keselamatan pasien.

Mahasiswa farmasi sebagai calon tenaga kefarmasian perlu dibekali sejak dini dengan kemampuan public speaking yang kontekstual dengan praktik profesi. Namun dalam proses pembelajaran formal, pengembangan keterampilan komunikasi lisan sering kali masih bersifat implisit dan belum mendapat porsi penguatan yang sistematis.

Banyak mahasiswa memiliki penguasaan materi yang baik, tetapi mengalami kesulitan saat harus menjelaskan informasi obat, menyampaikan pendapat secara profesional, atau berbicara dengan percaya diri di hadapan pasien maupun forum akademik. Kondisi ini menunjukkan adanya kesenjangan antara kompetensi akademik dan kesiapan komunikasi profesional mahasiswa.

Kegiatan kuliah pakar ini merupakan kolaborasi Program Studi D-3 Farmasi, S-1 Farmasi dan Profesi Apoteker ITEKES Cendekia Utama Kudus, Program studi memiliki komitmen untuk menghasilkan lulusan farmasi yang kompeten, profesional, dan berdaya saing. Oleh karena itu, diperlukan upaya penguatan soft skill dalam bentuk kuliah pakar mahasiswa melalui kegiatan akademik yang bersifat aplikatif dan inspiratif.

Pembicara yang mengisi kuliah pakar kali ini. (Foto: Istimewa)

Kuliah pakar dengan tema “Tepat Memberi Edukasi: Public Speaking sebagai Soft Skill Mahasiswa Farmasi” diharapkan mampu memberikan wawasan konseptual sekaligus praktis mengenai pentingnya public speaking dalam dunia kefarmasian, serta membekali mahasiswa dengan strategi komunikasi yang efektif, empatik, dan sesuai dengan etika profesi. Pembicara dalam kuliah pakar ini, yaitu:

  1. Andry Putra Pratama, S. Psi., M. Psi., Psikolog (Psikolog RS Mardi Rahayu Kudus)
  2. apt. Ridlo Pahlevi, M. Farm. Klin (Apoteker Klinis RSUP Dr. Karyadi Semarang)

Melalui kegiatan kuliah pakar ini, mahasiswa diharapkan tidak hanya memahami konsep public speaking, tetapi juga mampu mengimplementasikannya dalam berbagai situasi kefarmasian, seperti konseling pasien, edukasi masyarakat, presentasi ilmiah, dan komunikasi interprofesional.

KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.