Listrik Sering Padam Tiap Malam, Ini Penjelasan PLN Kudus

oleh -3,155 kali dibaca

Kudus, isknews.com – Sudah beberapa minggu terakhir sebagian warga Kudus merasa terganggu akibat padamnya lampu tiap malam. Laporan dari masyarakat kepada isknews.com bahkan ada yang mengatakan, hampir setiap hari setelah salat maghrib atau salat isya’ listrik selalu padam. Ada juga yang padam tiap dua hari sekali.

Warga Tanjungrejo Aziz mengatakan, setiap habis isya’ listrik di daerahnya selalu padam, terkadang pas menjelang adzan listriknya padam. “Itu sangat mengganggu sekali, apalagi pas waktu ibadah itu sangat merugikan kami,” keluhnya.

image

Dilain tempat warga Undaan Amin juga mengeluhkan hal yang sama, menurutnya hampir setiap malam listrik di daerahnya mati terutama menjelang maghrib. Kejadian ini, katanya, sudah berlangsung beberapa bulan dan listrik bisa hidup kembali setelah petugas PLN datang membetulkan trafo.

“Masalah ini kalau tidak segera diatasi dapat mengganggu kegiatan masyarakat dari sisi agama, ekonomi, sosial, maupun kegiatan belajar anak,” ujarnya.

Sementara itu, pihak PLN Kudus saat dikonfirmasi melalui koordinator humas Susanto mengatakan, keluhan masyarakat ini sudah di koordinasikan ke bagian terkait. Dirinya menjelaskan seringnya lampu padam di beberapa daerah disebabkan kondisi trafo yang memang sudah over blast (OB).

“Sehingga pada saat beban puncaknya pukul 17.00 -21.00 WIB tidak mampu menampung seluruh beban yang ada, dan berimbas padamnya lampu di beberapa daerah,” katanya kepada isknews.com, Kamis (12/5).

Menurutnya permasalahan ini sudah menjadi perhatian PLN sejak beberapa bulan terakhir dan sudah diusulkan peremajaan trafo yang sudah OB. “Kami minta pada seluruh warga yang daerahnya mengalami gangguan untuk bersabar. Khususnya yang ada di Kecamatan Jekulo, Undaan, dan Mejobo yang sering ada laporan padam. Secepatnya petugas PLN akan segera memperbaiki trafo yang sudah OB,” imbaunya.

Susanto menambahkan, ada faktor lain yang menyebabkan seringnya lampu padam. Salah satunya bertambahnya permohonan pasang baru maupun penambahan daya. Selain itu bisa juga disebabkan adanya oknum yang melakukan pencurian listrik. Untuk itu pihak PLN sudah membentuk tim khusus menangani masalah pencurian listrik.

“Kami atas nama manajemen menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat yang sudah terganggu akibat trafo OB. Tadi pagi tim PLN sudah mulai bergerak, trafo sisipan sudah dipasang. Semoga dengan adanya trafo sisipan itu bisa mengatasi gangguan listrik yang selama ini dirasakan masyarakat,” harapnya. (MK)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.