LSM Berencana Adukan Dugaan Penyimpangan Pekerjaan Renovasi Puskesmas

oleh -1,096 kali dibaca

Kudus, isknews.com – Pekerjaan berbagai proyek yang dibiayai APBD Kudus 2022, sebagian besar baru dilaksanakan September lalu. Karena durasi waktunya yang sangat sempit maka, tidak tertutup kemungkinan rekanan penggarap proyek “bermain” agar garapannya selesai seusai kalender kerja.

Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Anak Bangsa Pejuang Pancasila, Riyanto, kepada media ini mengatakan bahwa, dari hasil pengamatannya di lokasi renovasi Puskesmas Rendeng, Desa Rendeng, Kecamatan Kudus pihaknya mengaku menemukan banyak hal.

“Dari pengamatan saya di lapangan, banyak sekali dugaan penyimpangan pekerjaan renovasi Puskesmas Rendeng. Diantaranya soal K3 dan garapannya,” jelasnya.

Atas temuannya tersebut, lanjut Riyanto, pihaknya berencana melayangkan aduan ke aparat penegak hukum. Saat ini data terkait temuan dilapangan sedang dikumpulkan dan dalam waktu dekat akan segera dikirimkan.

“Saya sudah berusaha menghubungi Depala Dinas DKK selaku pengguna anggaran maupun manajer CV Bella selaku pemenang tender untuk kejelasannya dengan adanya temuan kami dilapangan tetapi tidak ada tanggaan,” tambahnya.

Kondisi Puskesmas Rendeng Kudus sedang di renovasi

Disinggung temuan apa saja yang menurutnya menyimpang, dikatakan diantaranya terkait kelengkapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3), kepesertaan pekerja pada BPJS Ketenagakerjaan serta tidak adanya Konsultan pengawas. Selain beberapa temuan tersebut, disebutkan masih banyak terutama terkait kualitas pekerjaan.

“Kita sudah mendokumentasikan terkait temuan tersebut. Baik dalam bentuk animasi maupun foto” tegasnya.

Sementara isknews.com yang mencoba konfirmasi kepada Kadinas DKK, Andini Aridewi, terkait apa yang diutarakan pihak LSM tidak mendapat tanggapan. Sebagai dinas non teknis, keberadaan konsultan pengawas biasanya dicantumkan pada papan proyek termasuk konsultan perencana dan menang lelang. (jos)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.