Meski Pandemi, Target Retribusi 27 Pasar Tradisional di Kudus Terlampaui

oleh -346 kali dibaca

Kudus, isknews.com – Meskipun pandemi yang berdampak pada penurunan daya jual beli masyarakat di Kudus. Namun target pendapatan retribusi pasar di Kabupaten Kudus selama tahun 2020 kemarin melampaui target.

Target awal Rp 10 miliar namun diturunkan menjadi Rp 6 miliar terkait refocusing Covid 19. Hingga akhir tahun, target retribusi pelayanan, target parkir dan target pengelolaan sampah mendekati Rp 7 miliar.

”Tahun lalu memang melampui target,” kata Kadinas Perdagangan Sudiartik melalui Kabid Pengelolaan Pasar, Albertus Haris Yunanta kepada awak media, Rabu (20/01/2021) siang.

Saat ini tercatat 27 pasar tradisional menjadi kewenangan institusinya. Dua pasar hewan saat sekarang dikelola Dinas Pertanian.

”Kami optimalkan keberadaan pasar yang menjadi kewenangan Dinas Perdagangan,” jelasnya.

Terkait pendapatan tahun 2021, sesuai kebijakan terakhir, target kembali dinaikkan. Besaran target yang dipatok seperti tahun 2020 awal yakni Rp 10 miliar lagi. Pihaknya meyakini, melalui pengoptimalan pelayanan target akan kembali tercapai.

Minat berbelanja di pasar tradisional masih cukup tinggi. Sebagian warga Kota Keretek masih mengandalkan pasar tradisional untuk memenuhi berbagai kebutuhannya.

Haris merinci sembilan retribusi yang akan ditingkatkan pada pengelolaan pasar tahun 2021. Kesembilan retribusi tersebut yakni pelayanan persampahan dari target Rp 271,008 juta dan terealisasi Rp 467,4 juta. Retribusi pelayanan parkir di tepi jalan umum dari target Rp 42,3 juta terealisasi Rp 140,8 juta.Retribusi pelayanan pasar untuk pelataran dari target Rp 108,7 juta, terealisasi Rp212,9 juta.

Selanjutnya, retribusi pelayanan pasar los 828,7 juta, terealisasi Rp 1,6 miliar. Retribusi tera dan tera ulang dari target Rp 863,3 juta terealisasi Rp 1,9 miliar. Retribusi pemakaian kekayaan daerah dari target Rp3,9 miliar tercapai Rp 2,2 miliar.

Dan, retribusi tempat parkir khusus dari target Rp 72,6 juta terealisasi Rp 202,9 miliar. Total target yang dipatok selama 2020 mencapai Rp 6,1 miliar dan terealisasi Rp 7,049 miliar. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.