Minimalisir Resiko Bencana, Kelurahan Kajeksan Gelar Sosialisasi dan Pelatihan Katana 2023

oleh -305 Dilihat
seorang ibu warga Kelurahan Kajeksan, Kota, Kudus, saat diberikan materi pemadaman api kompor gas oleh instruktur dari BPBD dalam pelatihan Katana, Minggu 17/09/2023 (Foto: istimewa)

Kudus, isknews.com – Kelurahan Kajeksan, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus, dalam upaya upaya pengurangan risiko bencana berbasis komunitas, menggelar Pelatihan dan Sosialisasi Kelurahan Tangguh Bencana (Katana).

Katana dimaksudkan sebagai upaya meningkatkan peran serta masyarakat dalam pengelolaan Sumber Daya untuk mengurangi resiko bencana serta mewujudkan ketangguhan warga kelurahan Kajeksan dalam upaya menghadapi bencana, Minggu (17/09/2023).

Kegiatan diikuti oleh sebanyak 40 peserta, dari berbagai unsur kelembagaan di kelurahan kajeksan meliputi : Ketua RT, RW, Karang Taruna, LPMK, PKK, FKPM, KST, Linmas dan perwakilan dari pondok pesantren.

Camat Kota Kudus, Andreas Wahyu Adi Setiawan dalam sambutannya mengatakan, tujuan dari Pembentukan Kelurahan Tangguh Bencana atau Katana ini diharapkan bisa terwujudnya ketangguhan dan kemandirian masyarakat dalam menghadapi bencana.

“Kami mengapresiasi kepada pihak kelurahan dan warga masyarakat yg telah aktif peduli lingkungannya dengan langkah deteksi awal melalui berbagai sosialisasi dan pelatihan kebencanaan sehingga ketika adanya musibah, maka diharapkan warga lebih siap dan mampu melakukan langkah yang efektif dan efisien sehingga meminimalisir adanya korban,” ucapnya.

Dia berharap para peserta pelatihan ini mampu berkreasi dan berinovasi dengan pemanfaatan teknologi tepat guna.

“Misalnya pembuatan pemadam kebakaran mini, yang memungkinkan masuk ke area gang-gang di kelurahan yang faktanya lebar jalan hanya 1 meter misalnya,” jelas dia.

Senada dengan camat kota Kudus, plh lurah Kajeksan Muchlisin, SE, menyampaikan terima kasih atas kehadiran warga masyarakat kajeksan yang terwadahi dalam satgas Katana ini.

“Semoga kedepan dalam berbagai tantangan wilayah mampu menemukan kreasi inovasi dalam giat tangguh bencana dengan pemanfaan TTG sebagaimana petunjuk dan arahan Camat kota Kudus,” ujar Muchlisin.

Dirinci oleh Muchlisin, materi sosialisasi disampaikan oleh BPBD Kabupaten Kudus sebagai pemateri pertama. Dalam sesinya diantaranya menyampaikan Konsep Penanggulangan Bencana (PB), Penilaian Ketangguhan Desa/Kelurahan (PKD/K) serta Analisis dan Kajian Resiko Bencana.

Plh lurah Kajeksan Muchlisin, SE, saat berikan sambutan pengantar pada kegiatan sosialisasi dan pelatihan Katana (Foto: istimewa)

Pada sesi Kedua, sebanyak 40 peserta yang tergabung dalam unsur Tokoh agama, Tokoh masyarakat, Babinsa, Babinkamtibmas dan Relawan PB Kelurahan setempat, mendapatkan materi Pengantar Rencana Penanggulangan Bencana, Diskusi Rencana Kegiatan Penanggulangan Bencana, Pengantar Sistem Peringatan Dini, Diskusi Penyusunan Sistem Peringatan Dini, Peta Ancaman dan Peta Risiko.

Sesi Ketiga, materi penguatan Katana Kelurahan Kajeksan Kecamatan Kota Kabupaten Kudus dilanjutkan dengan materi simulasi /praktek lapangan .

“Kegiatan praktek lapangan ini diikuti oleh semua peserta pelatihan dengan berbagai macam tipe kebencanaan antara lain, bagaimana ketika terjadi bencana kompor gas elpiji, dengan berbagai metode penanganannya,” tuturnya. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.