Musthofa Kembali Ingatkan Ini Pada Lomba Desa

oleh -117 Dilihat
Foto: Bupati Musthofa saat menghadiri lomba desa di Demangan, Kecamatan Kota. (Istimewa)

Kudus, ISKNEWS.COM – Bupati Kudus, Musthofa kembali mengingatkan agar warga Kudus selalu menjaga suasana yang konduksif. Jika melakukan segala sesuatu harus dengan pikiran yang jernih bukan karena emosional.

Selain itu bupati dua periode tersebut juga berharap lomba desa yang dilaksanakan di sembilan desa perwakilan masing-masing kecamatan jangan sampai dikotori dengan kepentingan politik.

Hal itu disebabkan karena tahun ini sudah memasuki tahun politik, apalgi di Kudus tahun ini juga akan melaksanakan pemilihan bupati pada 27 Juni 2018 mendatang.

“Saya ingin lomba desa ini berjalan seperti yang diharapkan, dengan tujuan bersaing dalam keberhasilan daerah masing-masing dan melestarikan tradisi yang sudah turun temurun,” ungkapnya saat lomba desa di Demangan, Kecamatan Kota, Rabu (04-04-2018).

Pada kesempatan itu dia juga menyampaikan permintaan maaf jika selama sembilan tahun memimpin terdapat banyak kekeliruan. Menurutnya lomba desa ini merupakan suatu perwujudan pembangunan desa dan bukan semata-mata untuk menjadi juara tapi dapat mengevaluasi kekurangannya.

“Dengan program yang sudah baik dan berjalan ini kita dukung secara berkesinambungan, sehingga nantinya bisa terwujud kemakmuran. Mari kita bersama untuk melakukan kegiatan yang cerdas dan ikhlas hingga tercapai seluruh program yang telah direncanakan,” tukasnya.

Sementara itu Kepala Desa Demangan, Alex Fahmi dalam sambutanya sempat bercerita sedikit tentang asal usul desanya. Sejarah Desa Demangan dulunya tempat untuk rapat atau tempat para Demang berkumpul sehingga desa itu disebut Desa Demangan.

Dikatakannya, perkembangan infrastuktur dan kondisi sosial serta kesejahteraan masyarakat Desa Demangan sudah mengalami kenaikan berkat adanya program dari Pemkab Kudus. Ke depan pihaknya akan terus meningkatkan pelayanan untuk memajukan desa.

Lomba desa sendiri didasari beberapa kriteria. Diantaranya bidang pemerintahan yang meliputi pemerintahan desa, kinerja, insiatif dan kreativitas dalam pemberdayaan masyarakat, dan pelestarian adat dan budaya.

Bidang kewilayahan meliputi identitas, batas, dan inovasi desa. Serta bidang kemasyarakatan meliputi partisipasi masyarakat dan lembaga kemasyarakatan. (MK/RM)

No More Posts Available.

No more pages to load.