PAD Sektor Parkir Terminal Wisata Bakalankrapyak Baru Terealisir 15 Persen Target

oleh -178 Dilihat

Kudus, isknews.com – Hingga awal bulan Oktober 2019 tahun ini perolehan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Kudus dari retribusi sektor parkir Terminal Wisata Bakalankrapyak masih berkutat diangka 15 persen.

Koordinator Terminal Bus Wisata Bakalankrapyak, Rosikin membenarkan saat ini pihaknya baru bisa memenuhi sekitar 15 persen, dari target PAD yang dibebankan sebesar Rp. 800 juta.

Diungkapkannya, target PAD yang dibebankan pada pihaknya selama ini tergolong tinggi. Hal inilah yang kemudian menyebabkan pendapatan retribusi parkir bus di Bakalankrapyak tak pernah memenuhi target.

“Saya di sini sudah tahunan. Selama ini memang PAD yang didapat tidak pernah memenuhi target,” katanya.

Kepada media ini, dia membeberkan sejumlah faktor yang mempengaruhi rendahanya PAD dari Terminal Wisata Bakalankrapyak. Seperti, tarif parkir yang sangat terjangkau. Yakni Rp. 8 ribu untuk bus kecil dan elf, Rp. 9 ribu untuk bus sedang dan Rp. 10 ribu untuk bus besar.

“Di sini tarifnya terjangkau sesuai Perda,” tandasnya.

Terminal Wisata Bakalan Krapyak Kudus (Foto: YM)

Selain tarif parkir, tingkat kunjungan peziarah yang bersifat musiman juga menjadi salah satu penyebab. Dalam setahun, Rosikin menyebut, peziarah kunjungan peziarah hanya terjadi selama lima bulan.

Sedangkan pada tujuh bulan lainnya, Terminal Wisata Bakalankrapyak sepi pengunjung. Menurut dia, kondisi sepi hanya ada sekitar lima bus yang masuk setiap harinya. Bahkan tak jarang, pihaknya tidak menemukan satu buspun yang masuk ke sana.

Kantor Terminal dan Taman Parkir Bakalan Krapyak Kudus (Foto: YM)

“Apalagi sekarang banyak parkir liar di sekitar menara. Itu juga ikut mempengaruhi,” katanya.

Meski begitu, Rosikin menegaskan jika selama ini pihaknya telah berusaha keras untuk dapat mencapai target yang dibebankan. (YM/YM)

No More Posts Available.

No more pages to load.