Parkir Lebihi Ketentuan Perda Dapat Dikatakan Pungli dan Bisa Di Pidanakan

oleh -1,294 kali dibaca

Pati, Isknews.com (Lintas Pati) – Akhir akhir ini banyak sekali bermunculan di Media Sosial (Medsos) bahwa lahan parkir di jadikan bisnis basah dan mengakibatkan resahnya masyarakat di wilayah Kabupaten Pati. Beberapa waktu yang lalu masyarakat Pati telah di hebohkan oleh retribusi parkir di Kecamatan Dukuhseti Pati tepatnya di Ds.Bakalan, biaya untuk parkir sepada motor tembus di angka 30 ribu rupiah, tak hanya di wilayah Pati utara saja, Kejadian parkir liar yang melebihi dari ketentuan Perda juga terjadi hampir di seluruh wilayah di Kabupaten Pati. Sedangkan Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Pati No.13 Tahun 2011, telah mengatur biaya Retribusi Perparkiran, yaitu untuk sepada motor hanya 500 rupiah dan untuk Mobil 1000 rupiah hingga hari ini belum ada perubahan.

Menanggapi kejadian tesebut Dinas Perhubungan Melalui Kepala Bidang (Kabid) Lalu lintas Suhartono yang membawahi bidang perparkiran jalan umum Kabupaten Pati ketika di temui wartawan isknews.com di kantor menjelaskan bahwa, “Parkir yang melebihi ketentuan dari Peraturan Daerah Kabupaten Pati No.13 tahun 2011, dan dapat di katakan Pungli dan bisa di Pidanakan..! dan Masyarakat harus tau tentang hal itu”. tak hanya itu Parkir yang melebihi ketentuan juga melanggar Pasal 368 Ayat (1) Kitab Undang Undang Hukum Pidana yang berbunyi, “Barang siapa dengan maksud untuk menguntungkan diri sendiri atau orang lain secara melawan hukum, memaksa orang dengan kekerasan atau ancaman kekerasan untuk memberikan barang sesuatu, sebagian atau seluruhnya adalah kepunyaan orang itu atau orang lain, atau supaya membuat hutang maupun menghapuskan piutang, di ancam karena pemerasan, dengan hukuman pidana paling lama sembilan tahun”

Tidak berhenti di situ masih menurut Suhartono “Biaya parkir di bedakan menjadi beberapa kelompok salahsatunya yaitu, “parkir di jalan umum yang mana ada petugas resminya, itupun retribusinya harus sesuai dengan peraturan Daerah”, “kemudian parkir yang di tempat umum yang tanpa ijin apalagi kemarin ada yang 5 ribu rupiah, bahkan hingga tembus di angka 30 ribu rupiah, itu bisa di katakan Parkir Liar, sudah tidak berijin, kemudian melanggar aturan retribusi perparkiran, itu dapat di laporkan ke kepolisian dan bahkan bisa di laporkan ke tim Saber Pungli dan bisa langsung dilakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT), karena pelakunya tidak memiliki ijin dan Payung Hukum yang jelas”, ungkapnya. (Wik)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.