Pasar Tradisional Kudus Berpotensi Tergenang Air Kala Hujan, Segera Direvitalisasi Tahun Ini

oleh -1,325 kali dibaca
Ilustrasi AI, suasana para pedagang di pasar tradisional (YM)

Kudus, isknews.com – Tujuh Pasar Tradisional di Kudus Bakal segera direvitalisasi oleh Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus. Anggaran yang dipersiapkan untuk revitalisasi adalah senilai Rp 5,5 miliar dengan tujuan untuk meningkatkan daya tarik dan kunjungan masyarakat.

hal itu disampaikan oleh Kepala Bidang Pengelolaan Pasar pada Dinas Perdagangan Kudus, Albertus Harys Yunanto, menurutnya jika kondisi pasarnya sudah bagus, diharapkan dapat meningkatkan daya tarik masyarakat untuk berbelanja di pasar tradisional.

“Tujuh pasar yang akan direvitalisasi tersebut, meliputi Pasar Bitingan, Wates, Jember, Mijen, Kliwon, Kalirejo, dan Ngembalrejo. Sementara alokasi anggaran untuk ketujuh pasar tersebut masing-masing berbeda,” ujar Harys, Jumat (19/01/2024).

Sedangkan jenis rehabnya, sambungnya, mulai dari dari atap bangunan, ada yang digunakan untuk pembangunan los jualan, serta ada yang untuk peninggian bangunan guna menghindari becek dan genangan banjir.

“Dari ketujuh pasar tersebut, anggaran terbesar diperuntukan revitalisasi Pasar Bitingan senilai Rp 2 miliar. Lainnya bervariasi,” imbuhnya.

Untuk waktu pelaksanaan, kata Harys, untuk Pasar Bitingan masih menunggu proses serah terima dari pihak ketiga kepada Pemkab Kudus. Pasar lain, yang mendapat alokasi lebih dari Rp 200 juta akan segera dilaksanakan lelang.

“Seperti Pasar Jember, Kliwon, Wates, dan Bitingan. Sedang di bawah 200 juta, melalui penunjukan langsung dan bisa segera dilaksanakan,” ungkapnya.

Harys menambahkan, untuk pekerjaan fisik, rencananya akan dilaksanakan setelah Hari Raya Idul Fitri. Hal itu mempertimbangkan omzet para pedagang di tujuh pasar tradisional tersebut.

“Selama ramadhan itu biasanya menjadi musim panen para pedagang, jadi untuk pekerjaan fisik akan dilaksanakan setelah lebaran,” pungkasnya. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.