Pedagang Pasar Kliwon Ogah Ikuti Himbauan ‘Jateng di Rumah Saja’, Pandemi Telah Pangkas Pendapatan Kami

oleh -407 views
Pasar Kliwon Kudus (Aris Sofiyanto/ISKNEWS.COM)

Kudus, isknews.com – Himpunan Pedagang Pasar Kliwon (HPPK) mengajukan surat permohonan terkait pemberlakuan ”Jateng di rumah saja, 6 Februari-7 FFebruari 2021. Surat disampaikan ke Pelaksana Tugas Bupati Kudus Hartopo.

Menurut Ketua HPPK Sulistiyanto, keputusan merupakan hasil kesepakatan dengan pedagang. Ada dua alasan yang melatarbelakangi keputusan tersebut.

”Pertama karena saat ini pedagang masih menjalani masa sulit,” katanya, Kamis (04/02/20210.

Pandemi sudah memangkas pendapatan pedagang. Dua hari tidak bekerja dinilai merugikan pedagang.

Alasan kedua, Pasar Kliwon menjual sembilan kebutuhan pokok yang dibutuhkan warga.

Dikatakan oleh Sulis, tak hanya itu, keputusan untuk tetap membuka operasional Pasar Kliwon adalah mempertimbangkan dengan adanya pelaku pasar termasuk tukang parkir, kuli panggul, abang becak, ojek online serta karyawan yang sebagaian besar tergantung pada pasar Kliwon

Akhir pekan juga bisa disebut sebagai masa panen pedagang untuk meraih transaksi yang lebih besar karena biasanya memang banyak kunjungan ke pasar.

”Ya, atas dasar tersebut kami ajukan keberatan,” tandasnya.

Omset selama dua hari ditutup dapat merugi puluhan miliar, bisa Rp 50 miliar.

”Kita mempunyai 2.500 pedagang di Pasar Kliwon,” ungkapnya.

Terpisah, Kadinas Perdagangan Sudiartik melalui Kabid Pengelolaan Pasar, Albertus Haris Yunanta, Kamis (4/2) menyatakan tetap akan menutup 27 pasar yang dikelola Pemkab Kudus. Soal petunjuk teknis, menunggu arahan pimpinan.

”Hingga saat ini, HPPK yang sudah mengajukan keberatan,” tandasnya.

Petunjuk Pihaknya hanya menjalankan instruksi pimpinan daerah. Termasuk teknis, penutupan pasar 6 Februari-7 Februari mendatang. JIka pedagang keberatan, mereka dapat menyampaikan kepada pemerintah kabupaten.

Seperti diberitakan sebelumnya, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meneken surat edaran (SE) terkait gerakan ‘Jateng di Rumah Saja’ pada 6 Februari-7 Februari 2021 nanti. Pasar dan mal akan ditutup selama dua hari. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :