Pekan Seni Pelajar Sebagai Ajang Pelestarian Seni dan Budaya

oleh -225 Dilihat

Kudus, isknews.com – Pekan Seni Pelajar, merupakan salah satu program Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kudus, tahun ini kembali digelar selama tiga hari, (24-26 Oktober 2017) di Dekopinda Kompleks perkantoran jalan Mejobo Kudus.

Pekan seni diikuti tingkat pelajar SD, SMP dan SMA sederajat di Kabupaten Kudus. Berbagai perlombaan digelar, diantaranya untuk tingkat SD ada 6 perlombaan, yaitu lomba Baca puisi, Macapat, karawitan, tari, paduan suara dan lukis. Untuk tingkat SMP ada 4 perlombaan, diantaranya geguritan, melukis, nyanyi tunggal dan tari kreasi.

Sedangkan untuk tingkat SMA, ada 3 perlombaan yaitu geguritan, melukis, keroncong. “Hal itu dalam upaya Pembinaan, Pengembangan, Peningkatan Mutu Kesenian di Sekolah, sebagai salah satu strategi memasyarakatkan seni di lingkungan sekolah,” jelas panitia lomba pentas seni Agus Widodo, Rabu (25/10/17).

Dijelaskannya, Pendidikan Seni di sekolah merupakan salah satu aspek penting karena pendidikan seni memiliki peranan dalam pembentukan pribadi siswa yang harmonis antara Logika, Etika, Estetis, Artistik dalam pengembangan kreativitas dalam menumbuhkan kesadaran, kemampuan berapresiasi terhadap keragaman budaya, “Event ini merupakan salah satu langkah untuk mempertahankan budaya Jawa Tengah yang bernafaskan Bhineka Tunggal Ika. Sehingga, dapat menjadi pilar tegaknya kesatuan NKRI,” jelasnya.

Agus juga menyampaikan, event seperti ini juga menumbuhkan dan menggali kemampuan apresiasi siswa yang meliputi persepsi, pengetahuan, pengertian, penilaian, keterlibatan dan penghargaan terhadap seni. “Melalui event seperti ini juga bisa mengembangkan minat, bakat kreativitas dan keterampilan siswa dibidang seni,” ujarnya.

Seperti halnya salah satu peserta, Michelle Monique Hartanto (13 tahun), ia telah mempersiapkan diri untuk mengikuti lomba menyanyi tunggal hari ini, “Dengan harapan saya bisa mengasah hobi sejak TK dan juga mengukur sejauh mana kemampuan diri saya,” ujar siswi SMP Masehi Kudus kelas 8.

“Meski tahun kemarin mendapat juara 1 penyanyi tunggal, bukan berarti tahun ini mendapatkan yang sama, karena saingan peserta dari tahun ke tahun juga tidak kalah kualitasnya, tapi saya tetap harus optimis,” ungkap remaja yang berdomisili di Jalan kutilang Wergu Kulon itu. (AJ)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.