Pembangunan Infrastruktur Selama 2017 Diklaim Melebihi Target

oleh -189 Dilihat
Perbaikan Jalan Kabupaten di Karimunjawa. (Zacky/ISKNEWS.COM)

Jepara, ISKNEWS.COM – Bupati Jepara, Ahmad Marzuqi mengaku, pembangunan infrastruktur di Jepara selama 2017 melebihi target yang ditetapkan. Dari target infrastruktur tahun 2017 sepanjang 50 kilometer, capaiannya mencapai sepanjang 67,7 kilometer atau melampaui target sekitar 35,5 persen.

“Pelampauan target itu menjadi harapan kami, tapi perhatian terhadap kualitaspun sangat-sangat kami ingatkan untuk diperhatikan,” kata Marzuqi.

Perbaikan Jalan Kabupaten di Karimunjawa. (Zacky/ISKNEWS.COM)

Akan tetapi, untuk tahun ini, kata Marzuqi, anggaran untuk infrastruktur mengalami penurunan dibandingkan tahun 2017. Persentase tahun 2017 untuk infrastruktur dan 2018 itu sangat beda. Diantaranya untuk tahun 2017 ada sekitar 13,68 persen, tapi untuk 2018 hanya 11,48 persen dari total APBD tahun 2018. “Tahun ini memang ada penurunan anggaran untuk infrastruktur.”

Lebih lanjut Marzuqi menambahkan, beberapa pembangunan sarana dan prasarana fisik yang strategis yang mempunyai dampak langsung terhadap peningkatan perekonomian masyarakat, telah dikaksanakan dengan baik pada tahun 2017 yang lalu.

Antara lain adalah beberapa paket kegiatan pembangaunan fisik infrastruktur, sarana penunjang pemasaran atau pasar rakyat, sarana penunjang pertanian dan sarana penunjang kesehatan masyarakat.

Untuk pelaksanaan pembangunan dan perbaikan saluran irigasi, selama tahun 2017 telah tercapai sepanjang 27,6 kilometer. Beberapa capaian lain yakni pembanguanan sarana penunjang pemasaran atau pasar rakyat.

Menurutnya, Pemkab Jepara telah mewujudkan bangunan dua pasar rakyat yakni Pasar Rakyat Keling dengan anggaran Rp 5,7 miliar dan Pasar Rakyat Mayong dengan anggaran Rp 13 miliar.

“Selanjutnya, pembangunan sarana penunjang kesehatan masyarakat dengan dibangunkannya dua unit Puskesmas, yaitu Batealit dan Nalumsari 2, dengan anggaran yang dibutuhkan sekitar Rp 8,4 miliar,” ujarnya.

Sementara itu, untuk APBD tahun 2017, Pendapatan Asli Daerah (PAD) Jepara lewat sektor pariwisata telah menyumbang kepada APBD sekitar Rp 3,65 miliar. Kemudian pada tahun 2018, PAD pada sektor tersebut ditingkatkan sekitar Rp 3,7 miliar.

Disampaikannya, dengan banyaknya wisatawan yang datang ke Jepara, maka otomatis akan berdampak pada restoran dan penginapan. Sehingga pada tahun 2017 hotel dan restoran telah menyumbang andil sebesar Rp 3,37 miliar, dan untuk 2018 akan dinaikkan menjadi Rp 7,38 miliar. (ZA/AM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.