Pati, isknews.com (Lintas Pati) – Pencairan Dana Desa (DD) tahap pertama di 401 desa se-Kabupaten Pati, yang dilaksanakan pada bulan April hingga Juli, baru mencapai 60 persen. Pasalnya, pencairan tersebut masih terkendala di internal desa.
“Proses pencairan DD tahap pertama sebanyak 60 persen pencairannya sudah rampung. Saat ini, kami sedang melakukan pengusulan pencairan di Kementerian Keuangan,” ungkap Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermades) Pati, Muhtar melalui Kabid Pengembangan Desa, Sunaryo, Selasa (15/08/2017).

Sementara, bagi desa yang sudah mencairkan tahap pertama, bisa segera melakukan pembangunan kemudian menyusun laporannya untuk syarat pencairan tahap kedua 40 persen. Dia menjelaskan, anggaran dana desa Pati 2017 ini sebesar Rp 317 miliar, sedangkan dana ADD digelontor Rp 130 miliar.
Untuk itu, pihaknya berharap kepada Pemerintah Desa (Pemdes) di 401 Desa dari 21 Kecamatan, agar segera menyusun laporan pencairan tahap dua. “Karena pada tahap kedua nanti, kami memberikan waktu pencairan Agustus – November. Sedangkan Desember, sudah mulai pelaporan,” jelasnya.
Adapun kendala selama ini, lanjut dia, masih kurangnya personil dan Sumber Daya Manusia (SDM) pihak desa. Terlebih, proses perencanan APBDes yang tidak lengkap, sehingga berimbas ketika hendak mencairkan DD dan ADD.
“Kami akan terjun ke desa, untuk duduk bersama mendiskusikan hal itu supaya bisa diselesaikan,” katanya. (Wr)










