Kajari : Kasus Dugaan Korupsi Dana Desa di Kudus, Segera Dilimpahkan ke Pengadilan

oleh -449 kali dibaca
Kepala Kejaksaan Negeri Kudus, Ardian SH (Foto: YM)

Kudus, isknews.com – Ardian Kepala ‎Kejaksaan Negeri Kudus menyampaikan, saat ini instansinya sedang menitikberatkan pada penyidikan soal kasus dugaan korupsi dana desa (DD) di dua lokasi yakni Desa Undaan Lor dan Panjang.‎ Menurutnya penyidikan dua kasus ini sudah mendekati P21.

Khusus kasus Desa Panjang, Kecamatan Bae, pihaknya telah menetapkan tersangka mantan Kades Panjang berinisial AD yang sebelumnya penyelidikan sempat tertunda akibat yang bersangkutan juga sempat terseret kasus yang lain, yakni penyalahgunaan narkoba.

“Namun sekarang sudah proses berjalan, yang bersangkutan telah ditetapkan tersangka,” kata dia, Senin (30/05/2022).

Ardian menilai kerugian negara pada kasus tersebut tidak besar hanya mencapai sekitar Rp 100 juta. Namun, tersangka tetap harus mempertanggungjawabkan perbuatannya.

“Kerugian negara tidak besar, tapi tetap yang bersangkutan harus mempertanggungjawabkannya,” ujar dia.

Termasuk, kata dia, kasus dugaan korupsi mantan Kepala Desa Undaan Lor‎ berinisial EP yang merugikan negara ratusan juta.

Biarpun EP sudah mengembalikan kerugian negara yang mencapai Rp 250 juta tersebut, bukan berarti lepas dari jeratan hukum. Saat ini, Kejari Kudus akan meningkatkan penyelidikan menjadi penyidikan pada bulan ini.

“Ini masih proses, begitu berkas lengkap P21 akan kami kirimkan ‎ke pengadilan,” ucapnya.

Pihaknya akan fokus untuk penyelesaian dugaan kasus korupsi di ‎dua desa tersebut pada tahun 2022. Pasalnya, dua kasus tersebut sempat tertunda lama sehingga Kajari menginginkan agar segera selesai.

“Untuk kasus penyalahgunaan anggaran dana desa lainnya belum ada,” ujarnya. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.