Permintaan Tinggi Operasi Pasar Elpiji 3 Kg Kembali Digelar Di Balai Desa Jojo

oleh -1,163 kali dibaca

Kudus, isknews.com – Setelah kemarin sukses menggelar operasi pasar (OP) elpiji 3 Kg di Balai Desa Rejosari, Kecamatan Dawe dan Bulung Cangkring, Kecamatan Jekulo, rencananya pagi ini, Sabtu (2/7) mulai pukuk 09.00 WIB Dinas Perdagangan dan Pengelolaan Pasar akan kembali menggelar OP elpiji melon di Balai Desa Jojo, Kecamatan Mejobo.

P_20160701_134221

Plt Kepala Disdagsar Kabupaten Kudus Sudiharti melalui Kasi Perdagangan Dalam Negeri Shofyan Dhuhri menjelaskan, semula rencana OP hanya di dua tempat yaitu Rejosari dan Bulungcangkring, kemarin (1/7). Namun setelah kita tinjau di lapangan ternyata permintaan masyarakat sangat tinggi. Ditambah harga elpiji di pengecer yang mencapai Rp 22 ribu per tabung membuat masyarakat semakin antusias dengan adanya OP.

“Melihat pengalaman kemarin akhirnya kita putuskan kembali menggelar OP yakni di Balai Desa Jojo, Kecamatan Mejobo hari ini dan Balai Desa Berugenjang, Kecamatan Undaan, Besok (3/7),” katanya pada isknews.com.

Sofyan menambahkan, masing-masing akan mendapatkan jatah 500 tabung. Untuk di Balai Desa Jojo difokuskan menyuplai kebutuhan warga tiga desa yakni Jojo, Hadiwarno, Kecamatan Mejobo dan Sadang, Kecamatan Jekulo.

“Kami akan terus mengawasi pergolakan harga hingga menjelang lebaran. OP akan terus dilakukan jika harga melambung tinggi, supaya harga tetap stabil dan masyarakat lebih diringankan dalam menghadapi lebaran tahun ini,” ujarnya.

Dirinya mengimbau, masyarakat agar membeli elpiji langsung ke pangkalan saja karena harga di pangkalan lebih murah sesuai HET yang ditetapkan Rp 15.500 per tabung. “Apabila sampai di pangkalan ditolak tidak diperbolehkan membeli laporkan kepada kami, akan kami tindak tegas mereka,” pungkasnya. (MK)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.