PMI Cabang Kudus Akan Rilis ‘Bloodjek’ Tahun Ini, Program Layanan Antar Darah

oleh -254 Dilihat

Kudus, isknews.com – Selayaknya program jasa layanan pengantaran barang, PMI Cabang Kudus bakal memperkenalkan “Bloodjek”. Adalah sebuah Progam layanan antar yang bertugas mengantarkan darah ke pasien atau rumah sakit yang membutuhkan.

Menurut ketua PMI cabang Kudus, Rina Bhudy Ariyani pada tahun ini pihaknya secara resmi akan merilis pelayanan bloodjek. Ini akan menjadi sebuah trobosan yang digadang-gadang dapat mengatasi permasalahan distribusi darah di Kabupaten Kudus.

“Melalui pelayanan ini nantinya diharapkan dapat mempercepat pendistribusian darah di Kabupaten Kudus. Kalau terjadi kondisi kegawat daruratan bisa teratasi dengan lebih cepat dan tepat,” terangnya pada awak media usai acara Pembukaan Musyawarah Kerja PMI di Aula PMI Kudus, Kamis (16/01/2019).

Secara gamblang dia mengungkapkan, progam tersebut menindaklanjuti banyaknya Rumah Sakit di Kabupaten Kudus yang belum memiliki Bank Darah. Dimana saat terjadi kondisi darurat darah, pihak rumah sakit sering kali meminta keluarga pasien untuk mengambil darah di PMI.

Plt Bupati Kudus HM Hartopo dan Ketua PMI Cabang Kudus
Rina Bhudy Ariyani Pada Musyawarah Kerja PMI Kabupaten Kudus 2020 (Foto: ist)

“Keterlambatan penanganan keadaan darurat kerap terjadi karena hal semacam ini,” ujarnya.

Keluarga pasien yang datang ke PMI kerap kali tidak memahami secara baik detail darah yang dibutuhkan oleh pasien. Biasanya mereka hanya mengetahui golongan darahnya saja, bukan jenisnya.

Selain itu, pengmbilan darah oleh keluarga pasien dinilai sebagai tindakan yang tidak tepat. Pasalnya, masayarakat awam tidak memiliki pemahaman yang baik terkait standar prosedur pengelolaan darah.

“Dari suhunya dan tempatmya harus diperhatikan. Kalau tidak, kualitas darah akan rusak. Dan tidak dapat berguna untuk menolong pasien,” kata Rina.

Dengan pelayanan antar darah ini, Rina menegaskan proses pendistribusian darah bisa lebih cepat dan kualitas darah tetap terjaga.

Dijelaskannya, teknis pelaksanaan progam tersebut dimulai dengan pasien atau rumah sakit yang membutuhkan darah melayangkan permintaan darah melalui nomor layanan PMI. Tak berselang lama, nantinya pihak Unit Donor Darah (UDD) PMI Kudus akan mengerahkan petugas khusus untuk mengantarkan darah tersebut ke rumah sakit terkait.

“Nantinya petugas pengantar daraah akan beroperasi dengan menggunakan motor. Karena kendaraan tersebut paling fleksibel untuk menembus kepadatan lalu lintas di Kudus. Sehingga darah dapat diterima pasien dalam waktu yang lebih cepat,” terangnya.

Tak tanggung-tanggung, satu tim bloodjek telah disiapkan pihaknya khusus untuk mengantar darah, jika sewaktu-waktu dibutuhkan masyarakat. Termos khusus pun telah disediakan untuk menjaga kualitas darah tetap aman dan tidak rusak. 

Sementara itu, Plt. Bupati Kudus HM Hartopo mengapresiasi kinerja dan inovasi yang dilakukan oleh PMI. Sebagai organisasi kemanusiaan, orang nomor satu di Kudus itu mengharapkan PMI bisa memaksimalkan perannya dalam membantu masyarakat. Utamanya dalam upaya penanganan bencana.

“Bulan dana tahun lalu yang mencapai Rp. 1,1 miliar itu sangat luar biasa. Saya harap bisa dimaksimalkan untuk membantu masyarakat,” pungkasnya. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.