Kudus, ISKNEWS.COM – Donor darah adalah salah satu kegiatan ringan yang sangat berguna, baik bagi pendonor maupun yang menerima donor. Bagaimana tidak, bagi pendonor banyak manfaat yang bisa didapatkan untuk kesehatannya. Sedangkan bagi penerima donor sangat membantu pasien yang membutuhkan.
Akan masih banyak orang yang justru enggan mendonorkan darahnya. Salah satu alasannya sangat klasik yakni takut jarum suntik atau ada juga yang malah takut darahnya berkurang. Padahal itu tidak benar.
Faktanya, melakukan dengan melakukan donor darah kita hanya memberikan sedikit darah dari dalam tubuh kita untuk menyelamatkan hidup orang lain. Sekitar 480 mililiter darash diambil untuk mnyelamatkan nyawa sesama, sungguh perbuatan yang mulia.
Kegiatan positif ini juga dilakukan oleh ratusan anggota Polres Kudus, Rabu (11-04-2018). Tak hanya anggota polisi saja, donor darah juga diikuti aparatur sipil negara (ASN), TNI, hingga Satpam. Kapolres Kudus AKBP Agusman Gurnign juga tak mau ketinggalan dengan aksi sosial ini.

“Kegiatan ini kita lakukan dalam rangka memperingati HUT Bhayangkara ke-72. Harapannya dengan adanya kegiatan ini dapat memberikan manfaat kepada sesama,” ujar Agusman.
Menurutnya, donor darah merupakan kegiatan yang sangat positif. Sebab selain berdampak positif bagi kesehatan anggota, juga sangat bermanfaat bagi orang yang tengah membutuhkan ketersedian darah.
Agusman mengapresiasi bagi para pendonor yang telah bersedia menyumbangkan darahnya untuk kepentingan kemanusiaan. “Semoga ke depan kegiatan ini masih bisa berlanjut,” tuturnya.
Dari sekian banyak pendonor ada satu Polwan yang menarik perhatian wartawan ISKNEWS.COM. Dari kejauhan wajahnya tampak masih imut-imut. Ternyata benar setelah mencoba berkomunikasi Polwan bernama Diyah Wahyu Fitriana itu baru berusia 23 tahun.
Saat ditanya alasan mendonorkan darahnya, sambil tersenyum malu ia menjawab untuk disumbangkan kepada yang membutuhkan. Diyah, begitu ia biasa disapa, mengaku sudah sering malakukan donor sejak masih sekolah.
“Saya donor darah sudah sejak masih SMP,” katanya.
Dia menambahkan, donor darah kali ini merupakan yang pertama pada tahun ini. Biasanya sebelum menjadi polisi tiap tiga bulan sekali pasti rutin donor darah. Akan tetapi setelah menjadi polisi hanya ikut mendonorkan darah setiap ada kegiatan di Polres Kudus.
“Biasanya kalau POlres Kudus setahun dua kali,” imbuhnya. Cewe cantik yang masih berstatus singel ini mengungkapkan, donor darah sangat bermanfaat untuk kesehatannya. Menurutnya donor darah itu membantu orang lain tapi tidak merugikan. Saling menguntungkan.
Ditambahkan anggota Satuan Sabhara Polres Kudus itu berharap darah yang disumbangkan dapat memberikan manfaat bagi yang membutuhkan. Dia juga meminta masyarakat agar tidak ragu ikut donor darah. “Saya saja berani, masa kamu tidak?,” pungkasnya. (MK/YM)
KOMENTAR SEDULUR ISK :











