Pulang dari Kafe Karaoke di Pasuruan Lor, Warga Tegal Luka-Luka Usai Terlibat Perkelahian

oleh -135 Dilihat
Gambar ilustrasi perkelahian antar dua kelompok pemuda (YM)

Kudus, isknews.com – Setelah sempat beredar isu pembegalan dialami oleh pria saat berjalan di Jalan Sawah Pasuruan Lor, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Senin (7/8) kemarin. Ternyata pria tersebut bukan dibegal, melainkan di terlibat perkelahian dengan beberapa pemuda yang sama-sama pulang dari sebuah kafe karaoke yang berada di tidak jauh dari lokasi perkelahian.

Dari keterangan WE (43), saksi di lokasi, menyampaikan, saat dirinya sedang membersihkan warung makan, ada pengendara motor Ninja warna putuh melintas di depan warungnya. Kemudian, tak berselang lama ada motor lain yang menyusul dan menghadang, kemudian terjadilah aksi baku hantam.

“Kejadian sekitar jam 05.30 WIB, Senin (7/8/2023). Saat itu saya lagi bersih-bersih warung. Awalnya ada orang naik motor Ninja putih dari selatan terus disusul pengendara RX King. Tepat di sebelah utara warung, pengendara RX King menendang dari depan kemudian pengendara Ninja jatuh ke selokan air dan terjadi perkelahian disana,” katanya.

Melihat kejadian itu, dirinya langsung datang untuk melerai perkelahian itu. Saat melerai, WE juga sempat menanyakan permasalahan yang terjadi diantara dua kelompok itu.

“Pelaku kesal, karena dituduh mencuri motor. Korban ada dua orang, satu orang itu dipukuli, satunya lari ke sawah. Yang dipukulin itu orang Tegal tak amanin ke warung, saya kasih makan juga dan saya menyuruhnya untuk mandi karena basah semua. Sementara pelaku langsung pergi begitu saja,” jelasnya.

lanjut WE, saat melerai perkelahian itu, dirinya mencium bau minuman keras dari kedua belah pihak. Dan saat ditanya, korban mengaku baru pulang dari salah satu kafe karaoke yang ada di Jalan Lingkar Kencing.

“Sewaktu saya menayai korban yang saya selamatkan itu, berawal dari salah paham, mereka semua sama-sama mabuk dari kafe karaoke,” jelasnya

Ia menambahkan, saat mendengar beredarnya pesan di grup WhatsApp, adanya aksi pembegalan yang terjadi di sekitar warungnya itu, dirinya mengaku heran. Pasalnya, saat menolong korban yang dihajar oleh beberapa orang tak dikenal itu tidak dirampok.

“Itu bukan begal, saya yang menolong korban. Tidak ada barang yang hilang, motornya saya yang amanin, murni perkelahian karena salah paham saja,” ungkap WE.

Sementara itu, Kapolsek Jati AKP Cipto, melalui Kanit Reskrim Polsek Jati Ipda Khoirul Anam membenarkan adanya perkelahian di jalan Desa Pasuruan Lor tadi pagi. Menurutnya kejadian itu bukan pembegalan. Semuanya sama-sama pulang dari kafe karaoke dan terlibat kesalahpahaman.

“Bukan begal, ini korban dan saksi masih dimintai keterangan. Termasuk penyebab utama terjadinya perkelahian,” kata Ipda Khoirul Anam di Polsek Jati. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.