Kudus, isknews.com – Adanya dugaan kecurangan dalam sistem absensi digital yang dilakukan oleh puluhan aparatur sipil negara (ASN) diungkap Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Kudus.
Kepala BKPSDM Kudus, Putut Winarno, mengatakan jika ASN yang diduga curang itu mengakali absensi wajah mengggunakan foto.
“Sihadir (Sistem Informasi Kehadiran Pegawai) alatnya di masing-masing instansi. Manipulasinya itu pakai foto untuk absensi wajahnya,” kata Winarno, belum lama ini.
Meski yang bersangkutan telah diberikan pembinaan, pihaknya menegaskan bahwa tindakan tegas tetap akan diambil jika pelanggaran kembali terjadi.
“Ketidakjujuran dalam absensi bukan sekadar kesalahan administratif, tetapi mencerminkan etika kerja yang buruk. Ini soal integritas,” tegasnya.
BKPSDM terus memperkuat sistem pengawasan serta memperbarui teknologi untuk mencegah celah kecurangan. Namun, ia menegaskan bahwa upaya tersebut harus didukung oleh kesadaran dan kedisiplinan para ASN itu sendiri.
“Kami berharap ini jadi peringatan. Jika masih ada yang bermain-main, sanksi disiplin akan kami terapkan sesuai regulasi,” pungkasnya. (AS/YM)






