Puluhan Kali Gagal Ciptakan Resep, Akaloka Wujudkan Sirup Kunir Asem Satu-satunya di Kudus

oleh -837 kali dibaca

Kudus, isknews.com – Sempat mengalami puluhan kali untuk mendapatkan resep yang pas, sirup kunir asem kini akhirnya bisa dinikmati khalayak banyak. Sempat membuat dalam bentuk instan atau bubuk, nyatanya angan tersebut hanya bisa dikubur dalam-dalam.

Yuli Susanto, pemilik Akaloka atau pengracik sirup kunir asem ini, mengungkapkan, resep kunir asem tidak sempurna untuk bentuk bubuk. Sebab, buah asem yang dicampur tidak bisa menyatu menjadi bubuk dan justru melengket.

“Awalnya dulu percobaannya pingin dibuat instan bubuk, tapi pas dicampur asemnya malah lengket seperti karamel,” ujarnya.

Sekitar 17 kali gagal percobaan, kata Anto, untuk akhirnya bisa beralih ke percobaan menjadi bentuk sirup. Meski begitu, dia tidak merasa sia-sia atas kegagalan yang berungkali tersebut.

“Saya hampir habis sekitar 10 kilo untuk percobaan. Karena untuk percobaan, jadinya setiap percobaan saya pakai takaran sedikit-sedikit dulu,” imbuhnya.

Hingga akhirnya, melihat ibunya yang terbiasa membuat sirup, dia mendapat ide untuk dijadikan dalam bentuk sirup. Tanpa menunggu percobaan yang lama, ternyata sirup kunir asem jadi dengan resep yang cocok di pasaran.

Untuk proses pembuatannya, lanjut Anto, sama dengan pembutan sirup pada umumnya. Hanya saja, untuk buah asemnya harus melalui proses pengendapan terlebih dahulu.

“Untuk komposisinya kita pakai kunyit, gula, asem, lalu kayu manis,” tandasnya.

Sementara untuk manfaat dari kunir asem sendiri, diantaranya, bisa meredakan nyeri haid, sebagai antioksidan dan menjaga sistem kekebalan tubuh, serta hingga menurunkan berat badan.

“Ada zat kurkumin dari kunyitnya, itu sangat bagus sebagai antioksidan,” jelasnya.

Lanjut Anto, pemasaran untuk sirup kunir asem ini sudah menyasar hingga luar jawa, terutama di Kalimantan. Kemudian, juga menyasar di jawa tengah, jawa timur, dan jawa barat.

“Kita juga ada market place-nya, di blibli, shopee buka lapak, dan lazada. Masuk mall juga dan malahan kebanyakan yang beli orang chinese,” tukasnya. (MY/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.