Realisasi Pendapatan Dandhangan 2017 Melebihi Target

oleh -1,161 kali dibaca

Kudus, isknews.comTradisi dandangan dalam rangka menyambut datangnya bulan suci ramadhan telah usai digelar selama 10 hari, 16 – 27 Mei 2017 lalu. Adanya event tersebut menjadi fenomena menarik, tidak hanya melahirkan tradisi keagamaan yang unik dan terjaga kelestarian nya hingga sekarang, melainkan juga menjadi ruang pertumbuhan ekonomi kerakyatan.

“Hal itu dibuktikan dengan pendapatan dandhangan tahun ini yang naik melebihi target,” Jelas Sofyan Dhuhri, Kepala bidang pedagang kaki lima (PKL) Dinas Perdagangan kabupaten Kudus, Selasa (30/5/2017).

Setidaknya 425 PKL berpartisipasi dalam dandhangan tahun ini, baik dari warga Kudus sendiri maupun perwakilan Kabupaten atau kota di Jateng juga ikut meramaikan UMKM Batik.

Realisasi Retribusi Dandhangan dari Pendapatan PKD tahun ini sebanyak Rp.59.164.200 dari taget awal sebesar Rp. 58.009.175, Sedangkan untuk pendapatan sampah kenaikannya tidak signifikan, yakni sebesar Rp.4.134.400 dari target awal Rp.4.133.175.

Terpisah, Santoso Hartono, ketua klaster batik tulis Rembang, saat dihubungi isknews.com (30/5/2017) mengatakan, tahun ini antusias dari para pengunjung sangat tinggi, hal itu terbukti dari penjualan batik tulis yang meningkat dibanding tahun kemarin.

Dijelaskannya, tahun ini Klaster batik tulis Rembang mengirimkan 5 pelaku UKM Batik, dan terbagi menjadi dua bagian, dua diantaranya di awal dandhangan, 3 di akhir menjelang berakhirnya ramadhan.

Diharapkannya, ” tahun depan dari pelaku usaha batik jawa tengah bisa diikutkan kembali diacara serupa maupun event lainnya yang menyangkut promosi kearifan lokal yang bisa mengangkat citra kedaerahan masing-masing.” Ujarnya (AJ)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.