Ribuan Calon Jemaah Haji Kudus Telah Rampung Jalani Vaksin Meningitis

oleh -88 Dilihat
Sejumlah calon jemaah haji di Kudus saat sedang menjalani suntik vaksin meningitis oleh DKK Kudus (Foto: YM)

Kudus, isknews.com – Suntik vaksin meningitis yang diketahui merupakan syarat wajib dipenuhi untuk berangkat haji di Mekkah, Arab Saudi, telah rampung dijalani oleh 1.275 calon jemaah haji di Kabupaten Kudus.

Subkoordinator Surveilans dan Imunisasi Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus, Aniq Fuad menyampaikan, penyuntikan vaksin meningitis bagi calon jemaah haji dilakukan di masing-masing puskesmas yang ada di Kota Kretek.

Penyuntikan vaksin meningitis sendiri dilakukan selama delapan hari, terhitung mulai 8-15 Mei 2023 kemarin. Para calon jemaah haji yang disuntik vaksin meningitis guna menjaga penularan virus yang pernah mewabah di Arab Saudi pada tahun 1970-an silam.

“Suntik meningitis ini untuk menjaga kekebalan tubuh dari virus yang dapat menyerang radang selaput otak. Suntik meningitis ini diwajibkan oleh Pemerintah Arab Saudi bagi para pendatang termasuk jemaah haji,” tutur Aniq, Senin, (22/05/2023).

Menurut Aniq, tidak ada kendala saat berlangsungnya penyuntikan vaksin bagi para calon jemaah haji. Kegiatan berjalan dengan lancar dan tidak ditemukan kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI) setelah penyuntikan vaksin dilakukan.

“Vaksin meningitis ini aman untuk segala usia, jadi tidak ada KIPI. Alhamdulillah kemarin pas penyuntikan berjalan dengan lancara dan tidak ada kendala apapun,” tuturnya.

Aniq menambahkan, waktu paling efektif dilakukan sepang 14 hari sebelum keberangkatan para calon jemaah haji. Sebab, pada kurun waktu ini, reaksi vaksin dalam membentuk kekebalan tubuh sangat bagus.

“Makanya kita suntik lebih awal, karena kemarin kan ada beberapa jamaah calon haji yang belum vaksin booster, sehingga kita dahulukan meningitis. Itu tidak masalah, karena meningitis dengan covid paling tidak minimal jaraknya selang 7 hari itu tidak apa-apa,” terangnya.

Sementara untuk dosis vaksin meningitis sendiri akan bertahan selama 2 tahun. Apabila ada calon jemaah haji yang batal berangkat tahun ini, dan harus ditunda untuk tahun depan, maka mereka tidak perlu melakukan suntik vaksin meningitis lagi. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.