Kudus, isknews.com – Bupati Kudus Sam’ani Intakoris secara resmi membuka kegiatan manasik haji tahun 2026, sekaligus menekankan pentingnya menjaga kesehatan dan kekompakan bagi seluruh jemaah asal Kudus sebelum diberangkatkan ke Tanah Suci.
Kegiatan yang digelar di Gedung Jam’iyyatul Hujjaj Kudus (JHK), Selasa (21/4/2026), tersebut diikuti oleh total 1.210 jemaah, yang terdiri dari 1.203 calon jemaah haji dan 7 orang pendamping.
Dalam sambutannya, Sam’ani menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang telah berkontribusi dalam mendukung penyelenggaraan ibadah haji, mulai dari tahap persiapan hingga nantinya kembali ke tanah air.
Ia juga mengingatkan para jemaah agar selalu menjaga kondisi fisik selama menjalankan rangkaian ibadah, mengingat aktivitas haji membutuhkan stamina yang prima.
“Jaga kesehatan mulai dari keberangkatan, selama di Tanah Suci, hingga kembali ke Indonesia,” pesannya.
Tak hanya kepada jemaah, Bupati juga berpesan kepada para petugas haji agar memberikan pelayanan dan pendampingan terbaik demi kenyamanan dan keselamatan jemaah.
Selain itu, Sam’ani menitipkan harapan kepada para jemaah untuk turut mendoakan Kabupaten Kudus agar senantiasa diberikan keselamatan, ketenteraman, dan keberkahan.
“Mohon doanya untuk Kudus agar tetap aman, tentram, dan dijauhkan dari segala musibah,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua PD JHK-IPHI Kudus, KH Ma’ruf Shiddiq, mengapresiasi kerja keras panitia yang telah mempersiapkan kegiatan manasik dengan baik.
Ia menyebut, keterlibatan berbagai pihak dalam kegiatan ini menjadi bukti nyata semangat kebersamaan dalam melayani para tamu Allah.
Di sisi lain, perwakilan Kantor Kementerian Haji dan Umrah, Zaenal Fahmi, melaporkan jumlah jemaah haji asal Kudus tahun ini yang mencapai 1.210 orang, termasuk para pendamping.
Dengan digelarnya manasik haji ini, diharapkan seluruh jemaah dapat memahami tata cara pelaksanaan ibadah secara menyeluruh, sehingga dapat menjalankan ibadah haji dengan lancar dan khusyuk. (AS/YM)






