Sertakan KTP, Tahun 2024 Warga Tak Tercatat Sasaran Subsidi Dilarang Beli Gas Melon

oleh -1,230 kali dibaca
Gambar ilustrasi dengan menggunakan Artificial Intelligence (AI) mengenai warga yang harus memperlihatkan KTP saat membeli gas 3 kg atau gas melon, yang disebut akan berlaku pada tahun 2024 nanti.

Kudus, isknews.com – Tahun 2024 mendatang tak sembarang warga bisa membeli Gas Elpiji Bersubsidi 3 Kilogram atau yang dikenal oleh warga dengan sebutan gas melon seperti selama ini. Pada tahun depan warga Kudus yang tak tercatat atau bukan sasaran subsidi tidak lagi bisa beli gas tersebut.

Oleh karenanya dalam mengidentifikasi pembeli gas tersebut akan dilakukan dengan menggunakan Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Adapun warga sasaran yang berhak membeli gas elpiji subsidi, yakni para pelaku UMKM, warga yang masuk data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS), nelayan sasaran dan petani sasaran.

Kepala Bidang (Kabid) Fasilitasi Perdagangan, Promosi dan Perlindungan Konsumen pada Dinas Perdagangan (Disdag) Kudus, Minan Mochamad membenarkan hal tersebut.

Menurutnya, hali itu sesuai Peraturan Menteri ESDM nomor 37 Tahun 2023 tentang Petunjuk Teknis Pendistribusian Isi Ulang LPG Tertentu Tepat Sasaran.

“Nanti pembelian gas elpiji subsidi ini pakai KTP, ketika NIK dimasukkan akan muncul ini berhak dan tidak penerima. Ini diberlakukan agar elpiji tepat sasaran,” katanya, Rabu (29/11/2023).

Apabila namanya tidak muncul dalam aplikasi, maka dianggap golongan menengah atas dan tidak berhak menerima gas elpiji subsidi. Jika munucul, berarti berhak menerima gas elpiji subsidi.

“Sehingga diharapkan ada penguatan peran Disdag dalam pemantauan harga termasuk kecukupan pasokan di wilayah masing masing,” katanya.

Pihaknya pun mengimbau, agar masing-masing warga bisa membeli gas elpiji subsidi di pangkalan. Warga juga harus membawa KTP sebagai syarat untuk pembelian gas elpiji subsidi.

Dengan dijalankannya program ini nantinya, Minan berharap agar penyaluran gas elpiji bisa lebih tepat sasaran dan lebih teratur. Warga juga bisa mendapatkan manfaat pula dari program tersebut. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.