Kudus, isknews.com – Untuk mengembangkan kemampuan motorik bagi siswa, Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Purwosari Kudus belum lama ini melakukan kegiatan daur ulang kreasi sampah pada Selasa (28/11/2017).
Terlihat asyik, beberapa anak yang memakai seragam sekolah itu memperhatikan orang yang sedang memberikan contoh bagaimana menciptakan kreasi dari sampah.
Dalam kegiatan tersebut, Komunitas Kreasi Sampah Ekonomi Kota (Kresek) Kudus dimintai kerjasama nya untuk membantu dan memberi contoh bagi pelajar SLB soal kreasi sampah.

Anisa, relawan yang turut serta pada pagi hari itu menuturkan bahwa kegiatan tersebut bukan kali pertama dilaksanakan oleh komunitasnya. “Kami (Komunitas Kresek) setiap satu kali dalam 1 bulan telah rutin diajak oleh pihak sekolah terkait kegiatan pelatihan bagi siswa-siswinya,” tuturnya.
Hampir seluruh pelajar sekolah itu antusias, respect dan tertarik ikut serta dalam pelatihan yang dilaksanakan di outdoor atau luar ruangan. Beberapa tenaga pengajarnya pun juga turut mengkoordinasikan dan membantu jalannya kegiatan.
Sementara itu, Kepala SLB Negeri Purwosari, Oniva Dartin menjelaskan, Kegiatan ini menjadi cara untuk mengasah kemampuan motorik agar bisa berguna sebagaimana adanya. “Semoga para relawan yang turut serta dapat bersabar dalam menghadapi dan melayani anak-anak ini,” harapnya.
Kegiatan ini kita rutinkan, sebab untuk mengasah kemampuan motorik anak kami yang berkebutuhan khusus. Sampah yang menjadi bahan kreasi merupakan sampah yang telah terkumpulkan terlebih dahulu oleh Kresek di bank sampah. “Walhasil, diperbolehkan membawa pulang hasil kreasi yang telah dibuatnya,” pungkasnya (AJ)











