Sudah Sesuai Spesifikasi, Material Pembangunan City Walk

oleh -304 Dilihat
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kudus Arief Budi Siswanto saat meninjau pembangunan City Walk (17/11/2020) Foto: YM

Kudus, isknews.com – Pembangunan kawasan pedestrian atau City Walk di Jalan Sunan Kudus kini mulai pada tahapan intens fisik bangunan. Penumpukan material disepanjang jalan tersebut mulai terlihat dan terkonsentrasi pada sejumlah spot ditepi jalan, sehingga tak urung sebabakan ketersendatan arus lalu-lintas ditempat tersebut.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kudus Arief Budi Siswanto menyatakan, penggarapan City Walk sesuai dengan rencana anggaran biaya (RAB).

“Sesuai dengan spesifikasi dan tahapannya, sekarang ini pengerjaannya sudah mencapai angka 60 persen,” kata Arief saat bersama stafnya melakukan peninjauan di lokasi tersebut, Selasa (17/11/2020).

Dalam penyedian aksesoris maupun material pihaknya memilih bahan pabrikan. Sekaligus pemilihan material disediakan secara baru.

”Material yang kami datangkan tidak setengah pemakaian yang kami pesan, ini sudah sesuai dengan spesifikasi,” terangnya, seakan membantah statemen di media sosial yang menuding penggunaan material berkarat dalam pembangunannnya.

Pihaknya menambahkan, sekarang ini progres pengerjaannya menunjukkan deviasi positif 30 persen. Proyek jalur pendestrian tersebut sudah memenuhi target pengerjaan. Sekaligus akan selesai dikerjakan secara tepat waktu.

Pihaknya menyebutkan, sekarang ini, proses pengerjaan dilakukan di jalur multifungsi dan pendestrian. Para pekerja tengah memasang lantai granit di lokasi. Sekaligus pemerataan tanah di dekat perempatan lampu merah Pekojan.

Kendala pengerjaan, kata Arief masih pada kondisi cuaca yang sering turun hujan. Untuk mengejar target pekerjaan, para pekerja akan menggarap kembali setelah hujan reda.

Dalam pembangunan proyek pendesrtian dilengkapi ducting. Atau material untuk jalur kabel tersendiri. Adanya jalur tersendiri meminimalisir penggalian kabel di tengah kota.

”Duting bersifat untuk jalur kabel, sehingga di City Walk tidak terjadi penggalian, kami berhara bisa menerapkan ducting di jalan perkotaan,” terangnya.

Sementara itu pantauan di lapangan, beberapa material telah didatangkan. Diantaranya, tiang lampu berwarna orange, lantai granit untuk jalur multifingsi, dan beberapa material lainnya. Gapura dan tempat icon sedang proses pendirian.

Dari pemberitaan sebelumnya, selain digunakan untuk jalur pendestrian City Walk diperuntukan untuk PKL di malam hari. Masyarakat akan disajikan kuliner khas Kota Kudus. Sementara penyedian kantong parkir di terapkan pada bahu jalan di sebelah selatan.

Pengerjaan City Walk ini nilai kontraknya sebesar Rp 14,323 miliar. Panjang jalur pendestrisian ini adalah 562 meter. Sementara lebar keseluruhan lebar badan jalan tujuh meter. Bahu jalan pada kanan dan kiri berkisar 1,5 meter.

“Sedangkan eksesting rata-rata adalah 22 meter. Kami menargetkan pengerjaan City Walk ini akan selesai pada 18 Desember nanti,” pungkasnya. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.