Jepara, isknews.com (Lintas Jepara) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara tahun 2018 akan memprioritaskan bidang infrastruktur dan pariwisata untuk dikembangkan. Dua bidang ini diprioritaskan lantaran dinilai mampu menunjang pembangunan di Jepara. Hal ini disampaikan oleh Sekda Jepara Sholih, saat bertemu dengan wartawan di Rumah Makan Pondok Roso, Kamis (16/3/2017).

Menurut Sholih, dua bidang ini akan saling menunjang, terlebih jika sektor pariwisata berkembang akan memicu bidang-bidang lain untuk turut berkembang. “Jika wisatanya maju, tentu akan diikuti oleh bidang lain. Hanya saja, untuk mendorong wisata maju juga harus ditunjang dengan infrastruktur jalan yang baik,” jelasnya.
Akan tetapi, lanjut Sholih, soal anggaran memang belum bisa diketahui persis angkanya, nanti setelah Musrenbangkab bisa diketahui. “Setelah Musrenbangkab tentu akan lebih jelas,” imbuhnya.
Lebih lanjut Sholih menjelaskan, pengelolaan obyek wisata, tidak harus dikelola kabupaten. Tetapi bisa oleh desa maupun swasta. “Kita tidak memandang siapa yang mengelola, yang terpenting dikelola dengan baik,” katanya.
Sholih menambahkan, ke depan, Pemkab tidak hanya akan mengembangkan wisata pantainya, tetapi juga wisata alam lain di beberapa desa yang berada di sekitar lereng Muria. “Kita akan mendorong desa untuk mengembangkan diri menjadi desa wisata, sebab di beberapa desa ada obyek batu seperti air terjun. Selain itu, di Jepara juga bisa memanfaatkan wisata ketrampilan yakni melihat tenun maupun ukir,” jelasnya. (ZA)










