Tak Hanya Lezat, Kebab ini Punya Aneka Warna yang Cantik

oleh -1.563 kali dibaca
Kebab dengan tampilan warna yang cantik di Foodcourt After (Andrawina Food Terrace) (Foto: My)

Kudus, isknews.com – Suguhan berbeda ditunjukkan dari salah satu kedai yang berada di Desa Ngembalrejo, Kecamatan Bae, Kudus, tepatnya di Foodcourt After (Andrawina Food Terrace). Di tempat ini, menyajikan menu makanan kebab dengan tampilan warna yang cantik.

Tidak seperti kebab pada umumnya yang hanya berwarna putih, disini, penggemar kuliner turki ini bisa menjumpai tiga varian warna yang cantik dari kulit tortila-nya. Yaitu, warna merah, hijau, dan hitam.

Pencipta Kebab warna-warni, Ike Lyna Rakhmawati (40 tahun), menuturkan, inovasi pembuatan kebab dengan kulit tortila aneka warna ini dilakukan sejak 4 bulan yang lalu.

Tiga warna yang diciptakan pun, diakuinya, berasal dari bahan-bahan alami. Yang mana, warna merah dari perpaduan buah naga pada adonan kulit tortila. Warna hijau dari sayuran sawi atau daun pandan. Sedangkan, warna hitam dikreasikan dari lada hitam.

“Kalau dimasak nanti yang merah dari buah naga ada rasa manis-manis nya juga, tidak cuma gurih. Yang hitam karena dari lada hitam nanti rasa pedes-pedesnya. Kalau hijau dari swai dan pandan nanti ada aroma wanginya,” jelas Ike.

Tampilan yang berbeda ini pun nyatanya berhasil menarik rasa penasaran para pembeli. Selain terpikat dengan warna yang cantik, kualitas rasanya pun juga nikmat.

“Meskipun rasanya berbeda, tapi tetep masuk dan enak. Orang jadi penasaran, gimana rasanya. Testimoni dari mereka enak juga. Tidak hanya gurih, tapi juga manis,” paparnya.

Kata Ike, percobaan pembuatan kulit tortila yang memadukan olahan sayur dan buah ini membutuhkan waktu 3 minggu untuk mendapatkan rasa yang pas.

Setelah dikenalkan pada pelanggan pada Agustus kemarin, animo pembeli pada kebab ini ternyata sangat baik. Dalam sehari, Ike bisa menjual 40 hingga 50 porsi.

“Kalau harganya, mulai dari 25 ribu sampai 50 ribu rupiah per porsi. Porsi ini sudah ada kentangnya juga,” tambahnya.

Lebih lanjut, Ike juga menceritakan bagaimana kebab warna-warna ini bisa tercipta. Pada 2010, dia sudah menekuni bisnis kebab ini, namun dengan kulit tortila pada umumnya.

Kemudian, dia tergerak untuk menghadirkan varian kebab yang dia rasa mulai jenuh dengan rasa dan tampilan yang itu-itu saja. Sementara, makanan yang satu ini banyak digemari di kalangan anak-anak.

“Jadi saya coba kasih warna untuk kulit tortila-nya, karena anak-anak pasti suka dengan makanan yang berwarna,” tuturnya.

Setelah terciptanya kebab warna-warni ini, anak-anak jadi memiliki varian makanan yang berbeda. Menurutnya, kebab ini bisa menjadi pengganti makanan anak yang tidak terlalu suka nasi. Pun, bisa menjadi makanan sehat bagi meteka karena mengandung banyak sayuran pada isiannya.

“Ini juga salah satu inovasi agar anak mau makan sayur dengan rasa yang lezat,” tukasnya. (MY/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.