Tiga Hari Dicari Keluarga, Agung Ditemukan Meninggal Di Sungai Bendung Tunggul

oleh

Kudus, isknews.com – Agung Saputro Bin Musyafak (17) warga dukuh Gerjen RT 4 RW 4 Nalumsari Jepara ditemukan tak bernyawa di sungai bendung tunggul Desa Tunggul Pandean kecamatan Nalumsari Jepara yang berbatasan dengan desa Papringan Kaliwungu Kudus, Sabtu (13/1/2018) Siang.

Sejumlah personil dari relawan BPBD, Satpol PP Kudus, serta dibantu warga setempat dan keluarga korban langsung mengevakuasi korban untuk dibawa ke Puskesmas Nalumsari.

Kronologis kejadian, sepreti  dijelaskan oleh Kapolsek Nalumsari Jepara, AKP I Made Suryawan, Agung yang memang memiliki keterbelakangan mental sebelumnya dikabarkan hilang meninggalkan rumah sejak hari Kamis pukul 10.00 siang.

TRENDING :  16 Kafilah Kudus Beradu Kemampuan di Ajang Bergengsi MTQ Pelajar ke 32 se Jateng

” Sempat dicari oleh pihak keluarga bahkan foto korban juga sempat di umumkan di sosial media,” jelasnya.

Dijelaskannya, korban diduga terpeleset dan jatuh ke sungai yang agak dalam, karena tidak bisa berenang akhirnya korban ditemukan oleh warga dalam kondisi meninggal dunia.

TRENDING :  Undip Bantu Upaya Teknologi Pembibitan Pisang Byar Dawe

” Ditemukannya korban kurang lebih 200 meter dari lokasi pertama dirinya terpeleset ke sungai, tadi dari hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh dr Nurikan, Kepala Puskesmas Nalumsari Jepara,” terangnya.

” Diperkirakan mayat sudah meninggal sekitar tiga hari yang lalu, karena kondisi mayat saat ditemukan sudah kaku dan berbau tak sedap, dan tidak ada luka akibat kekarasan,” ujarnya.

TRENDING :  Peneliti Prancis terpikat Prasasti Sambikalung

Kapolsek Nalumsari AKP I Made Suryawan menghimbau kepada masyarakat untuk lebih berhati-hati, terutama jika berada di dekat sungai yang dalam apalagi disaat musim hujan dan jalan licin

“Kami himbau masyarakat lebih berhati-hati, apalagi dalam kondisi cuaca yang tidak menentu seperti sekarang ini,” tandasnya. (AJ)

KOMENTAR SEDULUR ISK :