Tiga Hari Tak Terlihat, Mbah Supardi Ditemukan Terapung di Sumur Srumbung Miliknya

oleh

Kudus, isknews.com – Supardi (67) warga Mejobo Kidul RT 3 RW 4 Desa Mejobo, Kecamatan mejobo Kudus, siang tadi diketemukan meninggal dalam kondisi terapung di sumur srumbung yang berada didalam rumahnya, Jumat (14/02/2020).

Peti pengangkut jenazah Supardi saat dimasukkan menuju mobil ambulans untuk dibawa ke RSUD Loekmono Hadi Kudus (Foto: YM)

Menurut Penuturan Sahuri ketua RT setempat, jasad Supardi diketemukan pertama kalinya oleh cucu korban Fauzi, saat memasuki rumah korban dan mencari keberadaan kakeknya.

“Fauzi curiga dengan bau tak sedap yang muncul dari dalam rumah itu, saat dicari sumber bau diketahui berasal dari sumur yang teletak di dalam rumah,” terang Sahuri.

Dikatakan oleh Sahuri, sebelumnya keberadaan Supardi memang dicari oleh anak-anaknya yang memang tidak tinggal bersama Supardi, karena sudah selama 3 hari tak terlihat keluar rumah.

“Isteri Supardi ikut dan tinggal bersama anak Supardi, jadi praktis selama ini Supardi tinggal sendirian dirumah ini,” jelas Sahuri di lokasi kejadian.

Menurut Sahuri kepada media ini, selama ini Supardi yang dulunya adalah petani, seringkali mengeluh sakit-sakitan dan sudah tak ada lagi yang merawatnya.

“Kalau menurut saya, melihat posisi tubuh korban yang dalam keadaan berdiri dengan posisi kaki dibawah di sumur srumbung yang sempit itu, diduga yang bersangkutan sengaja melompat ke sumur tersebut,” kata Sahuri yang di amini sejumlah tetangga korban yang lain.

Dari pantauan media ini dilokasi, sumur srumbung tempat ditemukannya korban hanya berdiameter kurang lebih 60 cm dan kedalaman sekitar 4 meter.

Jasad Supardi dievakuasi oleh sejumlah relawan dari BPBD Kudus dan s Unit Siaga Darurat Bencana atau U-Garuda 112, dengan sejumlah peralatan dan tali temali untuk mengangkat korban dari lubang sumur yang sempit.

Selang hampir satu jam akhirnya jasad korban berhasil diangkat dan dimasukkan kedalam kantung jenazah dan dibawa ke RSUD Loekmono Hadi untuk diperiksa. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :