TMMD Sengkuyung II di Klumpit Kudus Akan Betonisasi Jalan Sepanjang 508 Meter

oleh
ISKNEWS.COM
Foto: Bupati Kudus Musthofa saat membuka TMMD Sengkuyung II di DFesa Klumpit, Kecamatan Gebog, Selasa (10/07/2018). (Mukhlisin/ISKNEWS.COM)

Kudus, ISKNEWS.COM – Betonisasi jalan sepanjang 508 meter akan dilakukan di Desa Klumpit, Kecamatn Gebog. Jalan dengan lebar 3 meter dan tebal 15 sentimeter itu dibangun dalam rangka Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung tahap II tahun anggaran 2018 di Kudus.

Pembukaan TMMD Sengkuyung II dilaksanakan di lapangan sepak bola desa setempat, Selasa (10/07/2018). Dipimpin langsung Bupati Kudus Musthofa, TMMD kali ini mengambil tema “Dengan semangat Kemanunggalan Serta Kerja Sama Lintas Sektoral dan Lintas Komponen Bangsa Kita Wujudkan Percepatan Desa Membangun Indonesia Guna Meningkatkan Kesejahteraan Rakyat”.

TRENDING :  Tunjukkan Kreativitas, Ratusan Siswa Ikuti Lomba Sepeda Hias

Hadir sejumlah pejabat di Kudus. Di antaranya Dandim 0722/Kudus Letkol (Inf) Sentot Dwi Purnomo, Kapolres Kudus AKBP Agusman Gurnign, Ketua DPRD Kudus Ahmad Yusuf Roni, dan jajaran forkopimda lainnya, serta para kepala desa di seluruh Kecamatan Gebog.

Musthofa dalam sambutannya membacakan amanat dari Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, yang mengapresiasi masyarakat Jateng atas suksesnya Pilkada serentak belum lama ini.

Menurutnya, TMMD telah banyak memberikan pelajaran berharga betapa penting dan luar biasanya semangat gotong royong membangun bangsa. Semua bahu membahu memberikan sumbangan pikiran,ide dan gagasan,sumbangan tenaga dan ketrampilan, sumbangan materi dan kebendaan dan lainnya.

TRENDING :  Memartabatkan Bahasa Indonesia Melalui Penyuluhan Bagi Media Massa

Dia berharaap, dengan adanya TMMD dapat membantu masyarakat dan memudahkan dalam aktifitas sehari-hari. Selain itu Ganjar juga menggarisbawahi persoalan kemiskinan di Jateng yang cukup tinggi mencapai 12,23 persen pada 2017.

“Untuk itu marilah bersatu untuk memajukan Jateng,” katanya. Pekerjaan rumah lainnya adalah ancaman terorisme dan radikalisme, serta bahaya narkoba. Khususnya para pemuda generasi penerus bangsa harus terus dibangun karakternya tidak individualis, hedonis dan apatis, tetapi menjadi generasi yang mempunyai karakter milinial yang baik, toleran, dan berjiwa sosial.

Ditambhahkan, TMMD bukan semata membangun sarana fisik bagi masyarakat desa tetapi dalam juga membangun semangat dan percaya diri masyarakat agar mampu mengelola potensi yang dimiliki serta kesiapsiagaan menghadapi setiap ancaman dan tantangan yang sedang atau akan di hadapi.

TRENDING :  Darma Wanita Jekulo Mendapat Sosialisasi Pilkada Serentak Tahun 2018

“Mari kita sengkuyung bareng program pembangunan yang mensejahterakan masyarakat desa tanpa meninggalkan kearifan lokal yang dimilikinya,” imbuhnya. (MK/WH)

KOMENTAR SEDULUR ISK :