Tujuh Pelaku Perampokan Rumah di Jalan A Yani Kudus Dibekuk, 1 Orang Buron

oleh

Kudus, isknews.com – Para pelaku perampokan di sebuah rumah di Jalan Ahmad Yani 82A Kudus berhasil dibekuk oleh aparat kepolisian gabungan Polres Kudus dan Polda Jawa Tengah. Sebanyak 8 orang pelaku perampokan di rumah milik Lim Cahyo Wibowo (55)
seorang pengusaha di Kabupaten Kudus.

Kapolres Kudus AKBP Aditya Surya Dharma saat dihubungi sejumlah awak media membenarkan hal tersebut, menurutnya kasus pencurian dengan modus kekerasan ini telah ditangani oleh Polda Jateng.

“Tujuh orang sudah berhasil ditangkap di wilayah Jawa Barat pada Senin (20/7/2020) lalu. Namun satu lainnya masih buron atau DPO, saat ini mereka masih berada dalam tahanan Polda Jateng,” ujarnya, Rabu (22/07/2020).

Sementara itu dilansir dari laman Tribratanews Polda Jateng, siang tadi telah digelar konferensi Pers di halaman Direktorat Reserse Kriminal Umum. “Para pelaku ditangkap di wilayah Kuningan pada tanggal 20 Juli kemarin, ” ucap Kabidhumas Kombes Pol Iskandar Fitriana Sutisna.

Polisi saat gelar Konpers perampokan di sebuah rumah Jl A Yani Desa Panjunan Kudus (Foto: istimewa/Humas Polda Jateng)

Kejadian bermula pada Kamis tanggal 9 Juli 2020 sekira jam 21.00 – 00.15 wib, saat korban dan pembantu di dalam kamar rumah tiba-tiba listrik padam.

Saat korban bermaksud menghidupkan meteran listrik, disekap empat orang dengan menggunakan parang. Korban dan sang pembantu akhirnya dimasukkan ke dalam kamar dalam keadaan di lakban mata dan tangan.

Direskrimum Kombes Pol Wihastono Yoga Pranoto menambahkan, para pelaku mengambil barang milik korban, dengan merusak pintu kamar dan mencokel brangkas yang ada di dalamnya. Adapun DVR CCTV sudah di rusak dan di ambil para pelaku.

“Dari hasil penyidikan dan penyidikan kita bahwa tidak ada hubungan antara korban dan pelaku,” kata Direskrimum Kombes Pol Wihastono Yoga Pranoto.

Ketujuh pelaku tersebut berinisial A, S, DI, TA. DD, DN dan DH. Kini para pelaku harus mendekam dibalik dinginnya jeruji besi dengan ancaman hukuman paling lama 12 tahun.

Kabidhumas menambahkan, dalam pencurian ini, barang diambil diantaranya uang tunai Senilai Rp. 1.200.000.000,-(satu milyar dua ratusjuta rupiah), 76 (tujuh puluh enam) lembar sertifikat, berbagai macam uang asing.

Selain itu juga berbagai jenis perhiasan emas Seberat 970 gram, 1 buah mobil innova reborn dan mobil yang digunakan pelaku Mobil Book Grand Max. Dengan total kerugian ditaksir kurang lebih Rp. 2.200.000.000,-(dua milyar dua ratus juta rupiah).

Dari para pelaku, Polri berhasil mengamankan barang bukti diantaranya uang Rp 1.636.000.000,- (Satu Milyar Enam ratus tiga puluh enam juta rupiah); 2.850 (dua ribu delapan ratus lima puluh) lembar berbagai macam uang asing yang ditaksir sebanyak 700 juta rupiah.

71(tujuh puluh satu) lembar sertifikat; 156 (seratus lima puluh enam) Buah berbagai jenis perhiasan emas seberat 973,17 gram ; 1 (satu) Unit Kbm GrandMax Box yang digunakan sebagai sarana dan Mobil Korban yang dibawa Inova Reborn.  (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :