Kudus, isknews.com – Sejumlah mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kudus (UMKU) kembali unjuk gigi di kancah internasional. Mereka berhasil menorehkan prestasi membanggakan melalui ajang International Photography Competition 2025 yang digelar Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Ahmad Dahlan (UAD).
Dalam kompetisi tersebut, Ahmad Miza, mahasiswa semester 5 Prodi S1 Hukum UMKU, mengamankan Juara 3 kategori Culture and Heritage. Sementara itu, tim mahasiswa UMKU yang beranggotakan Natania Mutiara Davina, Rimanda Saskia Devi, dan Aji Tri Saputro turut mengharumkan nama kampus dengan meraih Juara 2 kategori Learning and Innovation.
Pengumuman resmi para pemenang dipublikasikan melalui akun Instagram FKIP UAD pada 25 November 2025. Menariknya, deretan peserta dan pemenang tidak hanya berasal dari Indonesia, namun juga dari India, Bangladesh hingga Rusia.
Miza mengaku tidak menyangka dapat meraih juara pada ajang fotografi internasional tersebut. Menjalani program Kerja Sambil Kuliah (KSK) UMKU serta bekerja di salah satu pabrik swasta, ia tak memiliki banyak waktu untuk menyiapkan karya terbaik.
“Kaget, nggak expect bisa dapat juara,” ujarnya saat ditemui pada Jumat, 28 November 2025.
Informasi lomba itu ia dapatkan dari Kaprodi S1 Hukum UMKU. Meski sempat ragu karena merasa tidak memiliki cukup stok foto yang layak dilombakan, Miza akhirnya mengirimkan karyanya di detik-detik terakhir, tepat pada 20 November 2025.
Foto yang ia ikutsertakan menampilkan suasana latihan kesenian Jawa, lengkap dengan seperangkat gamelan dan penari yang sedang berlatih. Nuansa budaya yang kuat itulah yang kemudian mengantarkannya meraih posisi tiga besar.
Sebelum kompetisi ini, Miza pernah mencatatkan prestasi serupa. Pada 2023 lalu, ia meraih Juara 2 lomba fotografi internasional yang digelar Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus).
Di tengah padatnya aktivitas bekerja dan berkuliah, Miza tetap meluangkan waktu untuk belajar fotografi. Ia aktif dalam komunitas fotografi di Kudus dan terlibat dalam aktivitas media dan komunikasi di kampusnya.
“Di kampus, saya juga aktif di bagian media dan komunikasi,” ucapnya.
Ke depan, Miza berharap dapat terus mengembangkan kemampuannya. Tidak hanya fokus pada pekerjaan dan kuliah, ia ingin makin sering memotret berbagai aktivitas budaya maupun momen lain yang menurutnya layak diabadikan.
“Setelah ini, saya ingin lebih memperdalam fotografi dan lebih sering memotret hal-hal yang menarik untuk diabadikan,” katanya. (YM/YM)










