Wagub Apresiasi APINDO Kudus Pada Upaya Wujudkan Kawasan Pantura Timur Ramah Investasi

oleh -218 Dilihat

Kudus, isknews.com – Letak Kabupaten Kudus yang strategis pada kawasan Pantura Timur menjadi daya tarik bagi para investor. Melihat peluang tersebut, para pengusaha yang tergabung dalam Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Kabupaten Kudus mengundang unsur pemerintah daerah provinsi dan kabupaten dalam MUSKAB VI.

Hadir sebagai pembicara, Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin Maimoen didampingi Plt. Bupati Kudus H.M. Hartopo pada musyawarah di Hotel Griptha, Selasa (17/9).

Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin mengapresiasi APINDO Kabupaten Kudus dalam mengupayakan langkah untuk mewujudkan kawasan Pantura Timur yang ramah investasi.

Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin Maimoen saat berikan sambutan pada MUSKAB VI APINDO Kudus (Foto: YM)

Dirinya mengungkapkan, percepatan pertumbuhan ekonomi telah masuk ke dalam program nasional yang diamanahkan ke Provinsi Jawa Tengah. Dengan hadirnya unsur pemerintah daerah dari seluruh kabupaten di kawasan Pantura Timur dalam MUSKAB, diharapkan mampu menambah sinergi dalam pembangunan di Jawa Tengah.

“Tugas kami di provinsi selain pengentasan kemiskinan dan menekan angka pengangguran, juga melakukan reformasi birokrasi. Maka dari itu, saya mengapresiasi kedatangan kabupaten dan kota di Pantura Timur ini. Karena pembangunan di Indonesia itu tak hanya di satu provsinsi saja, begitu pun dalam membangun Provinsi Jawa Tengah juga dengan melibatkan seluruh kabupaten dan kota,” ujarnya.

Pihaknya mengungkapkan bahwa saat ini Pemerintah Provinsi Jateng sedang mengejar target pertumbuhan ekonomi sebesar 7 persen. Taj Yasin bahkan telah membentuk satgas khusus untuk menangani masalah percepatan ekonomi demi mewujudkan target tersebut pada tahun 2020. Selain peran pemerintah, hal tersebut tentunya dapat terwujud apabila mendapat dukungan dari kelompok atau organisasi yang bergerak di bidang investasi, seperti APINDO.

“Jateng menjadi provinsi yang mendapat amanat dari Presiden Joko Widodo untuk pertumbuhan ekonomi 7 persen di Jawa Tengah. Merupakan tanggung jawab yang berat melaksanakan itu. Kami mengapresiasi bagaimana kelompok-kelompok seperti APINDO di kawasan pantura timur yang saya lihat masih berperan dalam mendorong kuat para investor,” katanya.

Di Kabupaten Kudus sendiri pemerintah daerah telah memberi kemudahan bagi para investor melalui inovasi-inovasi dalam hal pelayanan perizinan terpadu.

H.M. Hartopo mengatakan, beberapa pelayanan perizinan bahkan telah dapat dilakukan secara online yang dikelola oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Kudus. Terobosan tersebut ditujukan untuk mempermudah para investor untuk turut serta membangun roda industri, sehingga iklim investasi di Kabupaten Kudus dapat terus meningkat.

“Kemudian dari sisi kondisi daerah, Kudus aman dan nyaman, sehingga sangat mendukung perusahaan dalam perindustrian, dari sisi SDM mempunyai etos kerja yang tinggi, kondisi transportasi relatif baik, kondisi sosial dan politik cukup kondusif, dan biaya tenaga kerja cukup kompetitif,” jelasnya.

Hal senada juga diungkapkan oleh Ketua Dewan Pimpinan Kabupaten Asosiasi Pengusaha Indonesia (DPK Apindo) Bambang Sumadiyono, melalui MUSKAB, pihaknya berusaha mengurai permasalahan yang dihadapi investor di lapangan terkait regulasi pemerintah daerah.

Selain melibatkan unsur pemerintah daerah, pihaknya juga menyelenggarakan seminar tingkat nasional dengan melibatkan unsur akademisi dari Fakultas Hukum Universitas Muria Kudus.

“Menyampaikan niat baik, APINDO Kudus siap berkolaborasi dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Kudus untuk membangun Kudus. MUSKAB yang ke enam ini juga dalam rangka memilih ketua dan kepengurusan. Kepada ketua terpilih nantinya agar dapat memperhatikan harmonisasi dengan pemkab, serikat pekerja, serta lingkungan alam dan sosial,” tandasnya.

KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.