Kudus, isknews.com – Komunitas Base Camp Win Investment Solution Kudus bersama Singapore Bhinneka Capital menggelar kegiatan Bakti Sosial bertajuk “Sithik Berkah” pada Minggu, 16 November 2025 di Lembaga Kesejahteraan Sosial dan Anak (LKSA) Muhammadiyah Samsah Kudus. Aksi kemanusiaan ini dipimpin langsung oleh Winata Joko Suwondo selaku leader komunitas.
Winata menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen komunitasnya untuk hadir di tengah masyarakat yang membutuhkan. “Bakti sosial Sithik Berkah merupakan wujud kepedulian terhadap masyarakat. Kami berharap kegiatan ini menumbuhkan semangat gotong royong, solidaritas sosial, dan menginspirasi masyarakat luas untuk turut berpartisipasi dalam aksi kemanusiaan,” ujarnya.
Menurutnya, kegiatan tersebut memiliki empat tujuan utama, yakni membantu masyarakat yang membutuhkan bantuan sosial, meningkatkan empati dan kepedulian antar sesama, mengajak masyarakat untuk terlibat dalam kegiatan sosial, serta membangun citra positif Base Camp Win Investment Solution–Singapore Bhinneka Capital di mata publik.
Winata juga memaparkan bahwa komunitas Base Camp Win Investment Solution baru diresmikan dua bulan lalu, tepatnya pada 6 September 2025. Beralamat di Jl. Dewi Sartika, depan SMP 4 Kudus, komunitas ini terus berkembang pesat. “Sejak berdiri dua bulan lalu, jumlah anggota kini telah mencapai 311 member. Data ini kami ambil dari platform aplikasi Singapore Bhinneka Capital. Anggota pertama adalah saya sendiri yang bergabung sejak Juli 2025, dan anggota terbaru baru mendaftar dua hari lalu,” jelasnya.
Pihaknya menargetkan ke depan komunitas ini dapat menjangkau seluruh wilayah Karesidenan Pati hingga Jawa Tengah.
Sementara itu, Ketua LKSA Muhammadiyah Samsah Kudus, Sutrimo, menyampaikan apresiasi tinggi atas kepedulian yang ditunjukkan komunitas tersebut. “Saya sangat berterima kasih kepada Win Investment Solution yang siang ini hadir menunjukkan kepeduliannya kepada anak-anak kami. Apa yang dilakukan ini sangat sejalan dengan pengamalan Surat Al-Ma’un, bahwa kepedulian tidak hanya dihafalkan, tetapi diamalkan. Dan SBC Kudus ini telah melaksanakannya,” ungkapnya haru.
Ia mengatakan bahwa LKSA saat ini mengasuh 28 anak yang tinggal di panti, mulai dari tingkat SD, SMP hingga SLTA. Sebelumnya jumlahnya 32 anak, namun empat di antaranya telah lulus. Selain itu, terdapat 125 anak yatim, piatu, dan yatim piatu di luar panti yang juga berada di bawah binaan LKSA. “Setiap bulan mereka kami santuni sebesar Rp250 ribu, yang terdiri dari Rp150 ribu untuk kebutuhan sembako dan Rp100 ribu untuk uang saku,” terang Sutrimo.
“Kegiatan bakti sosial ini berlangsung hangat dan penuh kebersamaan, menjadi pengingat bahwa sedikit kebaikan yang diberikan dapat membawa berkah besar bagi sesama,” harap Sutrimo. (AS/YM)







