Wow Simpang 7 Kudus di Percantik Agar Lebih Ngehit

oleh -1,461 kali dibaca

Alun-alun Simpang Tujuh di Renovasi Konsepnya “Kudus Kota Ditengah Taman”
06/11/2015 isk news 0 Comment
Kudus, isknews.com – Deskripsi atau gambaran umum sebuah Alun-alun secara klasik biasanya ditandai elemen-elemen berikut Lapangan luas berbentuk bundar atau persegi empat, gedung pemerintahan setempat dan Masjid Agung. Betapa pentingnya alun-alun karena menyangkut beberapa aspek. Sebagai ruang publik, tempat pertemuan, berdiskusi, melakukan pesta rakyat, upacara dan lain lain. Namun untuk sementara semua kegiatan itu agak terhambat, pasalnya Hari-hari ini Alun-alun simpangtujuh Kudus sedang berbenah, lalu banyak dari kita bertanya-tanya mau di bikin apa alun-alun simpangtujuh ini?
Ditemui di kantornya Sumiatun Plt Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (Cipkataru) Kudus (6/10) menjelaskan “Alun –alun kita tata yang lebih bagus, sesuai konsep dan harapan kita semua bahwa, Kudus adalah kota di tengah taman, sehingga nantinya alun-alun adalah ruang public yang sangat multi guna, selain fungsi rekreasi, fungsi edukasi, kita buatkan jogging track yang memadahi, shelter untuk beristirahat juga taman taman dengan bunga-bunga yang cantik, serta lampu-lampu yang indah dan sebuah tulisan simpang 7 besar yang akan menjadi center point baru agar Masyarakat bisa menikmati keindahan Taman di Pusat Kota, Alun alun bisa menjadi tempat rekreasi yang nyaman, secara protokoler ke upacaraan pun kita akan benahi tiang bendera akan kita mundurkan ke selatan 6 meter agar podium inspektur upacara tidak membelakangi tiang bendera, pokoknya konsepnya mirip sket tempat upacara di istana Negara termasuk juga landasan untuk tenda tamu kehormatan, kita bikin lebih baik” jelas Sumiatun.

“Jadi masyarakat hendaknya jangan under estimate dulu, Jadi Alun alun tidak harus tanah lapang, yang gersang, sebentar lagi kita akan melihat ikon kota kudus tercinta ini lebih cantik dan indah” tambahnya.

Sementara itu Rochim direktur CV. Beje pelaksana pekerjaan tersebut di lokasi proyek (5/10) menjelaskan “Proyek ini senilai Rp. 985 juta, dan kami diminta menyelesaikan pekerjaan ini hingga 10 Desember 2015, karena setelah itu alun-alun akan di gunakan untuk kegiatan sebuah ormas untuk even setingkat provinsi.menurutnya, hal yang akan dilakukan untuk mengubah wajah baru Simpang Tujuh adalah pembongkaran paving. Nantinya, paving tersebut akan diganti dengan batu granit candi. Selain itu, juga ditambahkan batu alam mozaik yang juga digunakan untuk melingkari
Simpang Tujuh., selain itu juga, akan dilakukan penanaman kembali beberapa pepohonan di kawasan alun-alun dan penambahan 12 lampu taman serta tempat duduk, yang tahun ini juga ditaruh di beberapa titik bagian utara.” Jelas Rochim. (YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.