100 Gerobak dan Tenda PKL Bantuan BPKH Disalurkan di Kudus

oleh -440 Dilihat
Foto Bersama di depan gerobag dyang diserahkan ke PKL. (Aris Sofiyanto/ISKNEWS.COM)

Kudus, isknews.com – Sebanyak 100 unit gerobak dan tenda untuk pedagang kaki lima (PKL) bantuan dari Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) resmi disalurkan kepada para PKL di Kabupaten Kudus. Penyerahan bantuan tersebut berlangsung di Pendapa Kabupaten Kudus, Selasa, 6 Januari 2026.

Kegiatan ini dihadiri Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Abdul Wakhid selaku mitra strategis BPKH, Kepala Divisi Monitoring Evaluasi dan Pelaporan Kemaslahatan BPKH Dyah Rahayu, CEO LAZ Solopeduli Sidik Anshori sebagai mitra kemaslahatan BPKH, serta jajaran Pemerintah Kabupaten Kudus.

Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Abdul Wakhid menjelaskan, bantuan gerobak dan tenda tersebut merupakan program BPKH tahun 2025 yang baru dapat direalisasikan dan disalurkan pada awal tahun 2026. Untuk Kabupaten Kudus sendiri, total bantuan yang diberikan sebanyak 50 unit gerobak dan 50 unit tenda PKL.

“Semoga bantuan ini bisa bermanfaat bagi para pedagang. Tadi saya juga mendapat masukan dari Ibu Bellinda, Wakil Bupati Kudus, agar ke depan bisa ditambah. Insyaallah untuk tahun 2026 nanti kita upayakan tambahan 200 unit gerobak dan tenda untuk Kudus,” ujarnya.

Bupati Kudus Sam’ani Intakoris menyambut positif perhatian dan dukungan dari BPKH serta Komisi VIII DPR RI terhadap para PKL di daerahnya. Ia mengapresiasi bantuan yang dinilai sangat membantu penguatan ekonomi kerakyatan di Kudus.

“Saya bersama Bu Bellinda mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Pak Abdul Wakhid, BPKH, serta mitra kemaslahatan. Bantuan ini sangat berarti bagi PKL dan kami berharap dapat mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat kecil di Kudus,” kata Sam’ani.

Sam’ani mengungkapkan, kebutuhan sarana berjualan bagi PKL di Kudus masih cukup besar. Namun, dengan adanya komitmen penyaluran bantuan gerobak dan tenda secara berkelanjutan setiap tahun, diharapkan dapat meringankan beban para pedagang.

Ia juga mengingatkan para PKL agar menjaga kekompakan, kebersihan, serta higienitas produk yang dijual. Hal tersebut penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat sekaligus mendorong UMKM di Kudus agar mampu naik kelas.

“Jaga kebersamaan, kebersihan, dan kualitas dagangan. Higienitas harus diperhatikan, termasuk pengelolaan dan pemilahan sampah, agar usaha PKL semakin dipercaya masyarakat,” pesannya.

Sementara itu, Ketua Paguyuban PKL Kudus Mundloha menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan yang diterima para pedagang. Ia menilai gerobak dan tenda baru tersebut akan meningkatkan kenyamanan PKL dalam berjualan.

“Bantuan ini sangat membantu, terutama untuk mengganti gerobak dan tenda lama yang sudah kurang layak. Kami berharap fasilitas ini bisa menambah semangat PKL dalam berusaha dan meningkatkan kesejahteraan mereka,” pungkasnya. (AS/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :