659 Siswa dari 46 SD/MI di Kudus Ikuti Babak Penyisihan Olimpiade Sains Kuark 2020

oleh

Kudus, isknews.com – Olimpiade Sains Kuark (OSK) ke-14 tahun 2020 sudah memasuki babak penyisihan. Sebanyak 659 siswa dari 46 sekolah dasar di Kabupaten Kudus mengikuti babak penyisihan yang di gelar secara nasional, pada Sabtu (29/02/2020) kemarin.

Ketua Koordinator OSK di Kudus, Pati, dan Jepara, Titik Megawati menyampaikan, babak penyisihan di Kudus diselenggarakan di empat titik lokasi. Yaitu, di SD Cahaya Nur, SD 1 Muhammadiyah, SD 1 Jati Kulon, dan SD Al-Islam Kudus.

“OSK 2020 diselenggarakan dalam 3 babak, yakni Babak Penyisihan, Babak Semifinal, dan Babak Final. Babak Penyisihan OSK 2020 akan dilaksanakan pada 29 Februari 2020 serentak di 207 Kota/Kabupaten di 34 provinsi Indonesia,” tuturnya.

TRENDING :  Jadi Lini Kedua, RS Mardi Rahayu Kudus Siapkan Ruang Isolasi Khusus Covid-19

Terkait dengan teknik lomba, OSK ini dikatanya terbagi menjadi tiga level. Yaitu untuk level pertama diikuti oleh kelas 1 dan 2, level dua untuk kelas 3 dan 4, sedangkan level tiga untuk kelas 5 dan 6. Kendati demikian, proses dari setiap babak nantinya akan tetap dilangsungkan secara bersamaan.

Di babak penyisihan ini, soal yang diberikan untuk masing-masing level berjumlah 40 soal, dan kesemuanya itu merupakan soal pilihan ganda.

Ratusan siswa SD/MI ikuti Olimpiade Sains Kuark (OSK) ke-14 tahun 2020 yang digelar di 4 Sekolah di Kudus (Foto: istimewa)

“Untuk lanjut ke semifinal seleksinya berdasarkan nilai minimum. Dari total 40 soal, bila menjawab minimal benar 24 soal dapat lolos ke semifinal,” imbuhnya.

TRENDING :  Ratusan Kotak Suara Dibuka KPU Kudus, Siapkan Alat Bukti Sidang PHPU di MK

Tahun ini, masih kata Titik, mengangkat tema perubahan iklim “Aku Saintis! Aku Lindungi Bumi!” Tujuannya untuk menumbuhkan kesadaran mengenai perubahan iklim dan mengajak anak-anak Indonesia untuk menjadi saintis, termasuk dalam sikap maupun tindakan.

“Jadi, anak-anak tidak hanya mengetahui fenomena perubahan iklim yang sedang terjadi, tapi juga melakukan aksi nyata untuk melindungi bumi dari dampak perubahan iklim,” ujarnya.

Sebagai informasi, pada tahun lalu, di Kabupaten Kudus berhasil meloloskan 4 siswa di babak final mengalahkan ribuan peserta di seluruh Indonesia. Yaitu, dari SD Masehi yang meraih medali Honorable Mention Level 3, SD IT Umar Bin Khatthab Kudus yang meraih Medali Bronze level 2, SD Cahaya Nur yang meraih medali silver level 2, dan SD 1 Jati Kulon yang meraih medali silver level 3.

TRENDING :  Belajar Menjadi Guru dari Michigan State University

Diharapkan, melalui ajang seperti ini bisa menjadi salah satu cara untuk memberikan wadah bagi siswa untuk mengembangkan potensi akademiknya. Selain itu, diharapkan juga bisa memacu sekolah untuk terus semangat melakukan pembinaan terhadap peserta didik di bidang sains.

Kemudian, untuk tahun-tahun berikutnya juga diharapkan akan lebih banyak lagi sekolah-sekolah yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan OSK ini. Sebab, kegiatan akademik ini sangat berpotensi bagi pengembangan anak dalam pembelajaran sains. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :