Kudus, isknews.com – Dinas Tenaga Kerja, Perindustrian, koperasi dan UKM Kudus, kembali menyelenggarakan pelatihan kerja dengan dukungan alokasi APBN dan APBD Kudus 2017. Kegiatan itu menjadi bagian dari upaya pengentasan dan pengurangan jumlah pengangguran
Kepala Dinas Tenaga Kerja, Perindustrian, koperasi dan UKM Kudus, Bambang Tri Waluyo melalui Kepala Bidang Penempatan, Pelatihan dan Produktivitas Tenaga Kerja, Bambang Santoso, kepada isknews.com menjelaskan, Pelatihan kerja di BLK Kudus saat ini telah memasuki gelombang tujuh. Mencakup lima kejuruan yang setiap paketnya diikuti 16 orang peserta, diantaranya tata boga desa kramat, tata kecantikan rambut lanjutan, menjahit busana lanjutan, otomotif motor lanjutan dan terakhir desain gambar teknik 2D 3D.

Dikatakan, “Meski tidak mendapat alat atau bantuan gratis seperti pada tahun lalu yang masih di biayai Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT), namun hal itu tidak menyurutkan antusias dari para pencari pelatihan kerja yang pada tahun ini sebanyak 80 peserta yang mengikuti pelatihan sesuai minat dari masing-masing keahlian,” Jelasnya.
Mereka diharapkan mendapatkan bekal tambahan untuk mencari pekerjaan yang layak atau merintis usaha mandiri. “Pemerintah melakukan berbagai upaya untuk mengurangi pengangguran. Salah satunya dengan meningkatkan keterampilan potensi tenaga kerja sesuai kompetensi yang dibutuhkan pasar kerja,” kata Bambang.
Lebih lanjut, setiap paket pelatihan dilengkapi dengan materi teori kompetensi dan praktek. Seluruh peserta juga mendapatkan materi tambahan mengenai pembinaan karakter serta motivasi agar tidak mudah menyerah dalam menghadapi persaingan di dunia kerja maupun usaha.
“Bagi para peserta yang dinyatakan lulus sesuai standar yang ditentukan akan diberi sertifikat pelatihan,” ucap Bambang. (AJ)










