Polisi Dalami Luka Sayatan di Tangan, Kasus Meninggalnya Pelajar di Kedungdowo

oleh -3.749 kali dibaca
Sejumlah petugas Inafis Polres Kudus saat melakukan olah TKP dilokasi penmuan korban meninggal di Kedungdowo (05/04) (Foto: istimewa)

Kudus, isknews.com- Sejumlah kejanggalan ditemukan oleh pihak kepolisian atas tewasnya HKN (16) Seorang gadis remaja siswi Madrasah Aliyah (MA). Korban ditemukan meninggal dunia di dapur rumahnya Desa Kedungdowo, Kecamatan Kaliwungu, Kudus, kemarin (05/04) kasusnya kini masih didalami oleh Satreskrim Polres Kudus.

Kapolres Kudus AKBP Aditya Surya Dharma melalui Kasat Reskrim Agustinus David mengatakan, korban ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia. Dari hasil pemeriksaan kepolisian, ditemukan luka sayatan pada tangan korban. Pun demikian juga ditemukan ada tali terikat di tangan kanan korban.

“Kami masih dalami kasus ini, dan Tim sudah melakukan penyelidikan,” kata Kasat Reskrim, Kamis (6/5).

AKP Agustinus David pun belum bisa memberikan keterangan lebih detail menyusul kasus tersebut masih didalami kepolisian.

Seperti diketahui, HKN (16), siswi Madrasah Aliyah (MA) ditemukan meninggal dunia di dapur rumahnya di Desa Kedungdowo Kecamatan Kaliwungu Kudus, Rabu (5/5/2021) kemarin.

Kapolsek Kaliwungu AKP Asnawi mengatakan, remaja putri tersebut ditemukan meninggal dunia tergeletak di lantai dapur oleh adik kandungnya sepulang sekolah pada pagi sekitar pukul 10.00 Wib.

Adik korban yang masih duduk di bangku SD terkejut melihat kakaknya sudah tidak bergerak. Saat itu kondisi rumah sepi, kedua orang tua korban sedang tidak berada di rumah.

“Adik korban kemudian berteriak meminta pertolongan warga,” ungkap AKP Asnawi.

Warga yang penasaran dengan jeritan itu kemudian berupaya memastikan hingga menyaksikan korban sudah tidak bernyawa di dapur rumahnya. Warga pun tak menyangka lantaran beberapa saat sebelumnya korban sempat terlihat mengantar adiknya berangkat sekolah.

Kejadian nahas tersebut kemudian dilaporkan ke kepolisian. Kepolisian selanjutnya menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP) berikut mengevakuasi jasad korban ke RSUD dr Loekmono Hadi untuk diotopsi.(yy/ym)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.