Astra Honda Bekali Puluhan Siswi SMK Bhakti Kudus dengan Etika dan Motor Aman

oleh -401 Dilihat
Sejumlah siswi SMK Bhakti Kudus saat menikuti Safety Riding Learning Adventure yang digelar Astra Honda Jawa Tengah (Foto : YM)

Kudus, isknews.com – Puluhan pelajar putri SMK Bhakti Kudus tampak serius menyimak edukasi keselamatan berkendara dalam acara Safety Riding Learning Adventure yang digelar Astra Honda Jawa Tengah, Kamis (11/9/2025).

Program ini digagas untuk menekan angka kecelakaan di kalangan remaja sekaligus membekali pelajar dengan pengetahuan motor aman.

Kaprodi Teknik Sepeda Motor SMK Bhakti Kudus, Ramadan Andhika Setyadi, menjelaskan bahwa pembekalan etika berkendara ini sangat penting. Menurutnya, banyak pelajar masih abai terhadap aturan dan perilaku aman di jalan raya.

“Kegiatan ini bekerjasama dengan Astra Honda Jawa Tengah agar anak-anak terbiasa beretika di jalan, sekaligus menekan angka kecelakaan di tingkat SMA dan SMK,” jelasnya.

Para siswi dari kelas X hingga XII lintas jurusan dibekali pemahaman seputar etika berkendara, mulai dari tidak melakukan rem mendadak, tidak memotong jalan, hingga penggunaan lampu sein saat berbelok. Edukasi ini tidak hanya menyasar siswa jurusan teknik sepeda motor, tetapi juga pelajar non-teknik.

Selain aspek perilaku, tim Astra Honda juga memberikan pemahaman teknis sederhana mengenai perawatan motor. Rem, oli, dan komponen penting lainnya dijelaskan agar siswi mampu melakukan pengecekan dasar sebelum berkendara.

“Banyak anak-anak tahunya kalau bensin ada, motor bisa jalan. Padahal kalau rem blong atau oli tidak diganti, risikonya fatal,” tutur Ramadan.

Kegiatan ini sekaligus menjadi pengalaman praktik nyata bagi peserta. Salah satunya, Lenita Salvira, siswi kelas XI, yang sempat grogi saat melintasi jalur sempit dalam simulasi. Namun setelah diarahkan untuk lebih tenang, ia mampu melintas dengan lancar.

“Ibarat melewati jembatan kecil, harus fokus dan tidak panik. Tips ini sangat bermanfaat sekali,” ucapnya.

Bagi Lenita, edukasi Safety Riding ini adalah pengalaman pertama. Ia mengaku materi yang disampaikan sangat penting bagi pelajar putri.

“Dengan edukasi ini, kami jadi lebih paham bagaimana menjaga keselamatan dan merawat motor sebelum dipakai,” katanya. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.