Kudus, isknews.com – Dinas Perdagangan dan Pengelolaan Pasar (Disdagsar) Kabupaten Kudus kembali melakukan operasi pasar menjelang lebaran. Kali ini difokuskan untuk pasokan gas elpiji 3 Kg. Rencanananya akan ada dua tempat yakni di Balai Desa Rejosari, Kecamatan Dawe dan Balai Desa Bulung Cangkring, Kecamatan Jekulo.
Plt Kepala Disdagsar Kabupaten Kudus Sudiharti melalui Kasi Perdagangan Dalam Negeri Shofyan Dhuhri menjelaskan, operasi pasar untuk elpiji melon diadakan karena pihaknya mendapat laporan dari masyarakat perihal kelangkaan elpiji di dua daerah tersebut. “Setelah kita survei ternyata memang benar kelangkaan terjadi, kita putuskan untuk melakukan operasi pasar supaya kondisi bisa normal kembali,” katanya.
Sofyan menambahkan, untuk jumlahnya sudah disetujui 2 LO atau 1.120 tabung elpiji melon untuk dua daerah tadi. Sedangkan waktu pelaksanaannya di Rejosari mulai pagi pukul 08.00 WIB dan Bulung Cangkring pukul 13.00 WIB.
“Kami juga sudah berkoordinasi dengan kepala desa masing-masing untuk mengawasi pembelinya langsung ke pemakai, jangan sampai nanti yang beli pengecer dan dijual lagi,” tambahnya
Dirinya mengimbau, masyarakat agar membeli elpiji langsung ke pangkalan saja. Karena harga di pangkalan lebih murah sesuai HET Rp 15.500 per tabung 3 Kg. “Kalau beli di pengecer bisa sampai Rp 21 ribu, mending ke pangkalan. Kalau ada penolakan laporkan ke kami biar ditindak tegas,” pungkasnya. (MK)











