Kendalikan Laju Inflasi, Pemkab Kudus Distribusikan 26.400 Paket Sembako Murah

oleh -1,585 kali dibaca
Sejumlah warga saat mengantre pembelian sembako murah yang didistribusikan oleh Kelurahan Wergu Wetan Kudus (Foto: YM)

Kudus, isknews.com – Dalam upaya pengendalian laju inflasi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus melalui Dinas Perdagangan (Disdag) mulai mendistribusikan sembako murah untuk 123 desa dan 9 kelurahan di 9 kecamatan Kabupaten Kudus.

Adapun total paket sembako yang didistribusikan pada Pasar Murah kali ini sejumlah 26.400 paket. Pengadaan paket sembako tersebut bersumber dari Dana Insentif Daerah (DID) sekira Rp 5,2 miliar.

“Masing-masing desa atau kelurahan mendapatkan jatah 200 paket sembako murah,” Kepala Bidang Fasilitasi Perdagangan, Promosi dan Perlindungan Konsumen Dinas Perdagangan Kudus Minan Mochamad, Selasa (6/12/2022).

Pendistribusian paket sembako sendiri telah dimulai pada Sabtu (3/12/2022) di Kecamatan Dawe sekaligus penutupan Pasar Rakyat di kecamatan setempat oleh Bupati Kudus HM Hartopo.

Kemudian, dilanjutkan dengan pendistribusian paket sembako murah di Kecamatan Kota dan Kaliwungu kemarin, Senin (5/12/2022). Lalu, akan dilanjutkan oleh kecamatan lainnya hingga Jumat (9/12/2022).

“Sebenarnya jadwal pendistribusian dilakukan mulai 6-9 Desember 2022, tapi kemarin karena Bupati Kudus akan pergi umrah jadi dimajukan sekalian penutupan Pasar Rakyat di Kecamatan Dawe,” terangnya.

Minan melanjutkan, untuk nilai paket sembako murah yang didistribusikan sekira Rp 174 ribu per paket, untuk dijual kepada masyarakat dengan harga Rp 50 ribu per paket. Terdiri dari, beras 2 kilogram, gula 2 kilogram, minyak goreng 2 liter, bawang merah setengah kilo, bawang putih setengah kilo, dan susu kaleng.

“Untuk teknis pemilihan peserta (yang mendapat sembako) kita serahkan ke kecamatan, nanti kecamatan langsung ke desa,” ucapnya.

Sementara itu, Lurah Wergu Wetan Solikul Hadi telah melakukan pendistribusian paket sembako murah hari ini, Selasa (6/12/2022) di aula balai desa setempat. Dirinya berinisiatif untuk mendekatkan pengambilan paket sembako murah itu, agar para warganya tidak jauh-jauh datang ke kantor kecamatan.

“Ada 200 paket sembako murah yang didistribusikan. Memang sengaja kami ambilkan dari kantor kecamatan agar para warga bisa ambil di kelurahan. Kami kasihan untuk yang sudah paruhbaya harus jauh-jauh kesana,” katanya.

Pihaknya menerangkan, untuk teknis pembagian paket sembako telah dikoordinasikan dengan masing-masing RT. Sehingga, pihak RT yang memilih warga siapa saja yang akan mendapat kesempatan menebus paket sembako murah seharga Rp 50 ribu.

“Di sini ada 27 RT, kita teknisnya masing-masing RT milih siapa yang dikasih, kalau ada komplen biar langsung ditangani RT. Tetapi alhamdulillah sejauh ini tidak ada komplen,” tuturnya.

Ninik, warga RT 6 RW 1 Kelurahan Wergu Wetan mengaku senang bisa mendapatkan paket sembako murah. Dirinya menuturkan sangat terbantu dari adanya program tebus paket sembako ini karena saat ini harga sembako tengah naik di pasaran.

“Ini sangat membantu dan bermanfaat sekali, kalau beli di pasar atau toko dengan uang Rp 50 ribu tidak mungkin bisa kebeli sebanyak ini,” ujarnya.

Seperti diketahui, Sebelumnya, Pemkab Kudus mendapat DID sebesar Rp 10,4 miliar karena dinilai berhasil menekan inflasi. Anggaran itu harus digunakan seluruhnya hingga akhir tahun. Jika masih ada sisa, maka sisa anggaran akan ditarik lagi oleh Pemerintah Pusat.(YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.