Bea Cukai Kudus 2020 Ditarget Dari Sektor Cukai Rp 31,4 T dan Sektor Pabean, Rp 82,5 M

oleh

Kudus, isknews.com – Sebagaimana tahun-tahun sebelumnya, Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Cukai (KPPBC TMC) Kudus, kali ini kembali dipercaya merealisasikan target penerimaan. Target yang ditentukan pemerintah pusat mencapai Rp 31,5 triliun, baik yang bersumber dari pabean maupun cukai.

Informasi yang dihimpun, hingga kemarin penerimaan dari sektor cukai yang ditarget Rp 31,4 triliun, sudah terealisasi Rp 83,1 miliar. Adapun penerimaan dari sektor pabean, dari target Rp 82,5 miliar, terkumpul Rp 929 juta. Total, dari target penerimaan pabean dan cukai sebesar Rp 31,5 triliun terealisasi Rp 82,03 miliar atau 0,27 persen.

TRENDING :  Kontrol dan Awasi Transaksi Penerimaan Pajak Daerah, Pemkab Kudus Akan Pasang Tapping Box

”Kami akan berusaha merealisasikan target penerimaan,” kata Kepala KPPBC TMC Kudus, Gatot Sugeng Widodo.

Dokumentasi foto Kepala KPPBC TMC Kudus, Gatot Sugeng Widodo dan staf saat Penandatanganan kontrak kinerja di internal kantornya (Foto: Ist) 

Sikap optimis mengacu realisasi target sebelumnya. Penerimaan pabean dan cukai tahun 2019 melampaui target setelah adanya perubahan atau revisi dari Rp 32,66 triliun menjadi Rp 31,54 triliun atau terjadi penurunan sekitar 3,43 persen. Realisasinya hingga akhir tahun tercatat sebesar Rp 31,79 triliun, atau mencapai 100,80 persen.

TRENDING :  Target 2018 Tercapai, Bea Cukai Kudus Peroleh Penerimaan Rp 31,26 T

Revisi Target penerimaan pabean dan cukai terlampaui setelah adanya revisi dari Kantor Wilayah Direktorat Jendral Bea dan Cukai (DJBC) Jateng- DIY, sebagai tindak lanjut dari kebijakan pusat. Penurunan target di kantor wilayah kemudian diredistribusi atau dilakukan pemerataan ke seluruh kantor pelayanan.

Ditambahkan Kasi Penyuluhan dan Layanan Informasi (PLI) KPPBC Kudus, Dwi Prasetyo Rini, target penerimaan pabean dan cukai KPPBC Kudus tahun 2019 cukup besar, yakni sebesar Rp 32,66 triliun.

TRENDING :  2018 Bea Cukai Kudus Sita BB 21,6 juta Batang Rokok Ilegal

Terdiri dari sektor pabean sebesar Rp 81,75 miliar dan cukai rokok Rp 32,58 triliun. Berbeda dengan tahun 2018, target pabean dan cukai 2019 tanpa didukung kenaikan tarif cukai rokok. Pemerintah secara resmi baru menaikkan tarif cukai sebesar 23 persen dan harga eceran rokok sebesar 35 persen tahun 2020 ini. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :