,

Belasan Ormas Perempuan Kudus Didorong Berperan Sukseskan Pilkada 2024

oleh -100 kali dibaca
Foto: Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Kudus pada Kamis (14/6/2024) mengadakan seminar pemberdayaan organisasi kemasyarakatan dengan mengundang 15 ormas perempuan di Kudus.

Kudus, isknews.com – Penyelenggaraan pemilihan kepala daerah di Kabupaten Kudus tahun 2024 dengan tahapan pemungutan suara berlangsung pada tanggal 27 November 2024 mendatang.

Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Kudus pada Kamis (14/6/2024) mengadakan seminar pemberdayaan organisasi kemasyarakatan, dimana acara ini diharapkan untuk penguatan kelembagaan dan peran ormas perempuan dalam mewujudkan pilkada 2024 yang partisipatif, jujur, adil dan kondusif.

Demikian dikatakan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Kudus M. Fitrianto saat ditemui wartawan di sela-sela cara.

Fitrianto menyebut, kegiatan ini telah menjadi program dari pihaknya, di mana salah satu tujuannya adalah pemberdayaan organisasi kemasyarakatan,

“Pemberdayaan ini dengan materi yaitu berkaitan dengan kesuksesan pemilihan kepala daerah, karena memang di tahun 2024 ini menjadi tahun politik bagi bangsa Indonesia, yang mana bulan Februari kemarin sudah selesai untuk kegiatan pilpres dan pileg, Alhamdulillah ini juga akan dilaksanakan pemilihan kepala daerah yang dilaksanakan di tanggal 27 November 2024,” terangnya

Adapun peserta yang diundang, merupakan perwakilan dari sejumlah organisasi perempuan di Kudus,

“Acara ini kami mengundang ada sekitar 15 organisasi, diantaranya dari Muslimat NU, PD Aisyiyah Kudus, Fatayat NU, kemudian juga ada dari Nasiyatul Aisyiyah,  kemudian gabungan organisasi wanita Kudus, organisasi wanita kristen dan lainnya,” bebernya.

Dengan menghadirkan organisasi perempuan ini, lanjut Fitrianto, mereka nanti bisa ikut andil dalam mengawal proses demokrasi di kabupaten Kudus, utamanya untuk mensosialisasikan ke seluruh anggotanya dan lingkungan kerjanya di lingkungan dan masyarakat, juga ke keluarga masing-masing untuk ikut berpartisipasi memberikan hak pilihnya

”Nanti di hari H pemungutan suara, kami yakin yang namanya ibu itu kalau rumah tangga ini memiliki pengaruh yang sangat luas, sehingga dengan menggandeng dari kalangan perempuan bisa turut mensukseskan tingkat partisipasi pemilih.

Selain itu, kegiatan ini ibu-ibu diedukasi tentang atur alur-alur tahapan Pilkada nanti, mulai dari pendaftaran, kemudian penetapan calon paslon kepala daerah, masa kampanye hingga mereka bisa ikut mengikuti dan mengawal prosesnya di lapangan,” ungkapnya. (AS/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :