Belum Masa Kampenye, Bawaslu dan Satpol PP Kudus Tertibkan Ribuan APK Usai Pengumuman DCT

oleh -3,245 kali dibaca
Ketua BAwaslu Kudus M Wahibul Minan, saat mendampingi sejumlah angoota Satpol PP yang melakukan penertiban APK yang dianggap melanggar UU Pemilu (Foto: Nila)

Kudus, isknews.com – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Kudus menertibkan Alat Peraga Kampanye (APK) calon legislatif (caleg) di Wilayah Kecamatan Jekulo dan Mejobo, Senin (06/11/2023).

APK yang didominasi oleh Baliho caleg yang dinilai melanggar aturan. Terlebih baliho-baliho yang mengandung unsur kampanye serta memuat kata coblos, pilih, hingga mohon doa restu dan dukungan.

Lokasi yang ditertibkan di awal meliputi Kecamatan Jekulo dan Kecamatan Mejobo. Selanjutnya akan berlanjut ke 6 kecamatan lainnya di Kudus.

“Ini merupakan instruksi dari Bawaslu RI untuk penertiban baliho baru turun pada 3 November 2023,” kata Minan.

Penertiban baliho caleg pun dikatakan Minan tidak asal dicopot semua. Hanya baliho yang melanggar aturan atau memuat unsur kampanye yang ditertibkan kali ini.

Indikator diantaranya adalah yang memuat kalimat ‘pilih’, ‘coblos’ atau ada tanda paku untuk mencoblos, hingga yang memuat kalimat mohon doa restu dan dukungannya.

“Itu yang kita bersihkan, karena itu sudah ada unsur ajakannya,” kata Minan.

Diketahui, hari pertama penertiban baliho caleg hari ini meliputi Kecamatan Jekulo dan Kecamatan Mejobo. Selanjutnya akan berlanjut ke 6 kecamatan lainnya di Kudus.

“Keseluruhan baliho, spanduk, bendera, kita perkirakan ada sekitar 1.800 yang tersebar di 9 kecamatan di Kudus. Yang mengandung unsur kampanye ini belum bisa kita deteksi,” kata Minan.

Sebelumnya pun, selama dua hari terhitung pada 4-5 November 2023, Bawaslu juga telah memberikan imbauan kepada caleg yang telah memasang baliho untuk segera menertibkan balihonya masing-masing.

” Namun karena batas waktu telah usai, Bawaslu melakukan penertiban dan untuk sementara waktu mengamankan baliho tersebut di Kantor Satpol-PP Kudus,” ujarnya.

Sementara, walau baliho calon legislatif (caleg) yang berisi unsur kampanye sudah mulai ditertibkan, baliho yang memuat gambar calon presiden (capres) bersama calon wakil presiden (cawapres) yang terpasang di sejumlah wilayah Kabupaten Kudus belum akan dicopot oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

Menurut Minan, penertiban baliho capres-cawapres belum akan dilakukan karena sampai hari ini belum ada penetapan capres-cawapres.

“Hari ini belum ada penetapan capres-cawapres. Yang kita tertibkan ini yang terkait dengan DCT (Daftar Calon Tetap) DPRD yang sudah jelas,” kata Minan. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.