Jepara, isknews.com (Lintas Jepara) – Bupati Ahmad Marzuqi diminta untuk memberikan statemennya terkait keberadaan kampus Universitas Islam Nahdlatul Ulama (Unisnu) yang berdiri di Kabupaten Jepara. Keterangan ini disampaikan bupati dihadapan tim asesor Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT) saat melakukan visitasi Akreditasi Institut Perguruan Tinggi (AIPT) pada Senin (11/09/2017) di kampus Unisnu Jepara. Hadir dalam kesempatan itu Ketua YAPTINU Dr. Shodiq Abdullah, Rektor UNISNU Dr. Sa’dullah Assaidi, jajaran Wakil Rektor, Dekanat, Ketua Lembaga, Kepala UPT di lingkungan kampus.
Dihadapan tim asesor BAN PT yang terdiri dari, Prof. Dr. Ir. Sunjoto, DEA.,Dip.HE dari Universitas Gajah Mada Yogyakarta, Dr.H. Akhmad Rifa’i M.Phil. dari UIN Sunan Kalijogo serta r. Ir. Djoko Samiaji, M.Sc. Universitas Riau, bupati Jepara Ahmad Marzuqi menyampaikan keberadaan kampus Unisnu di Jepara memberikan pengaruh yang cukup besar bagi proses pembangunan di Kabupaten Jepara. Hingga saat ini, sudah banyak lulusan UNISNU Jepara yang telah sukses dan masuk dalam lembaga pemerintahan dan non pemerintahan khususnya di Kabupaten Jepara. Dikatakannya, pos penting, di kota ukir juga banyak diisi para alumnus Unisnu.

“Di jajaran pewagai kami, banyak yang menempuh pendidikan di Unisnu, tidak hanya itu lembaga non pemerintah juga banyak seperti Panwas, KPU, DRD hampir didominasi alumnus sini,” ujarnya.
Bahkan, kata bupati putra putrinya, dengan bangga disekolahkan di kampur Unisnu. Bupati berharap, agar visitasi kali ini UNISNU mampu meraih nilai maksimal. “Saya ingin memberikan contoh kepada masyarakat, untuk tidak menyekolahkan jauh ke luar kota. Kalau ada jurusan yang sudah sesuai mengapa tidak memilih di Unisnu saja,” katanya.
Sementara itu, Prof. Dr. Sunjoto, DEA memberikan apresiasi kepada Bupati Jepara Ahmad Marzuqi, yang telah mempercayakan putra putrinya untuk menempuh pendidikan di Unisnu Jepara. Hal ini kata Sunjoto, harus diikuti oleh para petinggi dan pejabat pemerintah di Kabupaten Jepara. Mereka harus berbangga, untuk dapat menyekolahkan putra putrinya di kampus tersebut. “Saya sangat mengapresasi hal ini, dan saya berharap diikuti oleh masyarakat di Kabupaten Jepara,” ujarnya.
Selain menemui tim asesor BAN PT, bupati juga berkesempatan untuk menyapa ribuan mahasiswa baru yang sedang mengikuti kegiatan PKKMB (Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru) 2017 yang dilaksanakan mulai tanggal 11 s/d 14 September 2017. Dalam kesempatan itu, bupati juga memotifasi para siswa untuk belajar sungguh sungguh di kampus Unisnu Jepara. “Bersungguh sunguhkan dalam menuntut ilmu, dan tidak lupa mencari ridho dari para guru dan kyai” pungkasnya. (ZA)
KOMENTAR SEDULUR ISK :







